saatliburan sekolah, saya bersama keluarga saya ke devoyage bogor, awalnya ingin berfoto" karna background disana sangat indah dan unik spt berasa di luar negeri, nyaman,bersih dan harganya sesuai, tapi kami lapar dan kami mampir di salah satu tempat restoran dalam devoyage bogor, saya dan keluarga saya makan minni pizza dan memesan minuman,

Salah satu tempat bersejarah yang ada di Bekasi adalah Musem Bekasi yang baru dibuka untuk umum pada 20 Maret 2021. Sebelum bernama Museum Bekasi, tempat ini bernama Gedung Juang โ€™45. Gedung Juang sendiri merupakan salah satu gedung bersejarah yang pada awalnya memilki beberapa fungsi tempat pelayanan untuk warga Bekasi sebelum akhirnya direvitalisasi menjadi Museum Bekasi. Museum Bekasi berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin, desa Setiadarma, kecamatan Tambun Selatan, kabupaten Bekasi. Karena lokasinya yang berada di pinggir jalan raya atau jalan utama dan di samping stasiun Tambun Bekasi, tempat ini mudah sekali ditemukan. Untuk menjangkau tempat ini, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau umum seperti angkot maupun kereta api. Museum Bekasi mengusung konsep museum digital yang mana diharapkan menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Bekasi atau pun luar Bekasi untuk mengetahui lebih jauh tentang sejarah Bekasi sebelum kemerdekaan dan sesusah kemerdekaan. Itu artinya, Museum Bekasi bisa menjadi tempat wisata edukasi bagi masyarakat Bekasi. Bangunan Museum Bekasi memiliki dua lantai. Lantai bawah menyajikan sejarah kabupaten Bekasi dari masa ke masa dengan mengusung tampilan teknologi digital modern. Sedangkan lantai atas terdapat sebuah bioskop. Area depan gedung sangat luas, terdapat taman, kolam yang luas, dan area parkir. Harga tiket masuk Museum Bekasi gratis pada saat saya datang ke tempat ini beberapa minggu setelah peresmian.
Familiar with auto CAD(2D/3D), 3D max/Vi2, corel draw, adobe photoshop, power point. Specialist - Training Lifting Equipment Bekasi. Gedung ini sekarang bernama Museum Geologi, yang berlamat di jalan Diponegoro No. Bekasi - Museum Bekasi dulu dikenal sebagai Gedung Juang 45 menunjukkan kebaruan. Dulu gedungnya tua dan tidak terawat hingga terkesan Juang 45 merupakan salah satu bangunan sejarah yang tersisa di Bekasi. Tempat ini dulunya adalah bangunan milik tuan tanah bernama Luitenant der Chinezen Khouw Tjeng ini disebut-sebut angker. Masyarakat setempat mengenal tempat ini sebagai gudang kelelawar, karena terdapat banyak kelelawar yang bersarang di sana. Namun saat ini, Gedung Juang 45 bertransformasi menjadi Museum Bekasi lewat revitalisasi mulai tahun 202 dan selesai pada tahun 2021. Saat ini, gedung ini sangat modern karena mengusung tema sebagai museum angker atau mistis yang dulu tertanam, sekarang tidak terasa. Fasilitas dan ornamen di dalamnya diremajakan. Banyak fitur modern disuguhkan dari museum ini."Karena ini kan museum digital pertama di Bekasi, alat-alat digitalnya kita ada theater, immersive 3D yang sedang masa perbaikan, serta alat-alat digital yang lain. Itu yang buat menarik mungkin ya," ujar pemandu Museum Bekasi, Rika Meirika, kepada detikTravel, Sabtu 27/5/2023.Fasilitas digital unggulan di sini seperti theater dapat traveler nikmati secara gratis untuk menonton film pendek. Jam pemutaran filmnya yakni pada pukul dan WIB."Selain itu, kita ada juga Augmented Reality Wall, ada juga buku-buku Interactive Book, ada juga Amphiteather yang bisa dibuat event, ada juga toilet, mushala, ada cafe juga," Rika Reality Wall ,merupakan sebuah permainan augmented reality di mana traveler diajak bermain game dan menjadi tokoh utama dalam permainan tersebut. Nantinya traveler akan berperan jadi Prabu Siliwangi. Traveler diajak untuk mengendarai kapal, berperang, hingga memperagakan proses pembuatan Reality ini kerap jadi favorit bagi para pengunjung, khususnya anak-anak."Biasanya fasilitas ini nih yang paling ramai, ramai anak-anak, bahkan sampai ngantri biasanya," kata pemandu Museum Bekasi, Reghina tersebut juga diafirmasi oleh pengunjung, Dwi, yang merupakan kali pertama dirinya datang sejak revitalisasi."Jauh dari kata horror lah, kalau dulu kan memang kayak terbengkalai, jadi orang mau masuk ke sini kan segen gitu. Tapi, sekarang kan lebih instagrammable juga kan bisa buat foto-fotonya," ujar Kelalawar di Museum Bekasi. Weka Kanaka/detikcom"Identiknya dengan bau kelelawar itu ya, mungkin bisa lebih diminimalkan baunya. Saya tadi agak pusing sih ya begitu ke atas, karena baunya termasuk menyengat, kebetulan saya tidak pakai masker. Kalau sore sih saya lihat masih ada kelelawar juga lewat. Kalau di bawah sih nggak terasa, tapi kalau ke atas baru terasa. Jadi masukannya kalau bisa lebih diminimalisir aja, walaupun memang ikoniknya gudang kelelawar," Dwi ini walau sudah berganti rupa jadi lebih modern, tapi tak begitu saja menghilangkan identitas tempat ini yang jadi habitat para kelelawar. Pada lantai dua terdapat ornamen kelelawar, bahkan menurut pemandu, masih ada beberapa kelelawar yang datang dan tinggal di loteng, sehingga ini juga yang buat lantai dua tempat ini memiliki bau khas yang masih menurut Dwi, sejauh ini, Museum Bekasi jadi tempat yang cukup nyaman untuk dikunjungi."Tapi sejauh ini sudah nyaman sekali," kata operasional dan tarif MuseumWaktu operasional tempat ini adalah pukul WIB dan buka setiap hari Selasa-Minggu, kecuali Senin dan hari libur lagi,gedung juang 45 bekasi berkunjung ke sini gratis lho! Simak Video " Geger Running Text di Bekasi Diretas Sindir Plt Wali Kota hingga Satpol PP" [GambasVideo 20detik] wkn/fem TheOpen Map. Discover the world with Mapcarta, the open map. Mapcarta is the easy way to explore open knowledge from OpenStreetMap, Wikipedia

- Museum Digital Gedung Juang Bekasi mulai dibuka Sabtu 20/3/2021 kemarin. Hal itu menyusul peresmian Museum Digital Gedung Juang Bekasi oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja yang dilakukan kemarin malam, Jumat 9/3/2021.Eka Supria Atmaja mengatakan, Museum Digital Gedung Juang Bekasi yang berada di Tambun Selatan bisa dinikmati siapapun secara gratis. Asalkan, sesuai dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. "Di sini menjadi pusat kebudayaan kabupaten bekasi yang menceritakan dari bekasi sebelum masa kemerdekaan sampai saat ini," kata mengatakan, Museum Digital Gedung Juang Bekasi menjadi pusat kebudayaan yang menceritakan sejarah Kabupaten Imam Faisal

Locatedin the heart of Central Jakarta by the famous Bundaran HI, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta offers 5-star accommodations with sweeping views of the cityโ€™s skyline. service staff location facility. Show more. From $171 per night. 8.9 Excellent 519 reviews.
Saffana Zahira Wisata Wednesday, 18 May 2022, 0838 WIB Gedung Juang 45 Bekasi Museum Digital Bekasi Beberapa tahun silam santer diperbincangkan konten horror Youtube yang menjelajah Gedung Juang 45 Bekasi untuk mencari kemunculan penunggu ghaib. Kesan mistis juga dikaitkan dengan ribuan kelelawar yang menghuni gedung tersebut. Namun kini pesona Gedung Juang 45 Bekasi telah berubah. Mari simak tulisan ini untuk mendapatkan jawabannya! Roda sepeda motor matic melaju kencang, tak peduli seberapa teriknya matahari menembus kulit yang terbalut helm dan jaket. Sekitar 11 KM menyisir jalan Kalimalang yang tak pernah sepi dipadati oleh hiruk-pikuk kendaraan. Perlu waktu 30 menit untuk sampai di Gedung Juang yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanudin Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Meski telah tinggal belasan tahun di daerah ini, tetapi ini menjadi kali pertama penulis menyusuri gedung seluas 1170 Mยฒ. Memasuki gerbang utama sambil memarkirkan kendaraan, terdengar hingar-bingar alunan Tanjidor, Kendang, dan alat musik tradisional Bekasi lainnya sedang dimainkan. Mengikuti jejak alunan suara itu, langkah penulis berbelok ke sisi kanan pelataran Gedung Juang yang bernama Taman Juang. Rupanya terdapat Pentas Seni Budaya yang mengusung tema Lebaran Orang Bekasi 2022 pada Ahad 15/05/22. Acara ini diselenggarakan oleh Komunitas Seni Budaya bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bekasi. Ketika mencari posisi tempat duduk di depan panggung, penulis melihat seorang adik kecil sekitar usia sekolah dasar dengan atribut baju beladiri silat berwarna kuning, ikat kepala merah, dan ikat pinggang kain batik sedang memeragakan Seni Topeng Betawi dengan gerakan lincah dan penuh atraktif menyihir para penonton. Ternyata area yang kini penulis singgahi sudah menjadi tempat yang sering digunakan untuk acara-acara kebudayaan dan bazaar UMKM Bekasi. Pentas Seni Budaya 2022 Tak berlama-lama duduk di pelataran, penulis bergegas masuk ke dalam Gedung Juang 45 yang kini disebut sebagai Museum Digital Bekasi dengan tanpa tiket masuk alias gratis. Namun pengunjung tetap wajib mematuhi protokol kesehatan dan scan aplikasi peduli lindungi. Selangkah dari pintu masuk, terdapat seorang wanita muda yang duduk di meja penerima tamu. Ia adalah salah satu staff museum disini. Ia bertanya asal dan tujuan penulis untuk datang kesini serta menjelaskan tata-tertib yang harus dipatuhi oleh para pengunjung. Terdapat beberapa pemandu museum yang sigap untuk menjelaskan serba-serbi Museum ini. Namun sayang ketika penulis hendak mewawancarai salah seorang dari mereka, penulis mendapat penolakan lantaran tidak membawa surat dari instansi yang berwenang semacam surat perizinan dari Universitas maupun sekolah. Namun tak masalah, yang terpenting masih bisa menjelajah solo di Museum ini. Untuk teman-teman yang punya tujuan yang sama dengan penulis, yakni wawancara atau liputan di Museum ini, jangan lupa lengkapi persyaratannya ya! Meringkas Bekasi, Menerawang Setiap Sisi Aura mistis, pengap, kurang terawat, dan ribuan kelelawar menakutkan yang sering terlintas dibenak penulis tentang gedung ini ternyata sirna. Meski baru diresmikan oleh Pemerintah Daerah Bekasi pada 20 Maret 2021, Namun nyatanya setiap sudut lantai dan hall yang berjumlah sebelas di Gedung ini bersih, rapi, dan sangat tertata apik setiap koleksi antiknya. Ketika memasuki Hall pertama yakni Hall of Fame, pengunjung akan disambut oleh 17 patung dan interactive virtual wall yang menyajikan ringkasan pemimpin daerah Bekasi dari masa ke masa. Tak ketinggalan, terdapat virtual photoboth dengan beragam latar visual yang dapat menjadi cara melukis momen bagi para pengunjung. Tema besar seperti sejarah Gedung Juang, peninggalan bersejarah masa kerajaan, ragam kesenian dan kebudayaan Bekasi, masa kependudukan Jepang di Indonesia, hingga pembentukan dan pengembangan Bekasi yang sebelumnya bernama Kabupaten Jatinegara semua dikulik secara lengkap dengan teknologi edukasi canggih pada sepuluh Hall lainnya. Interactive virtual wall, salah satu teknologi edukasi yang ada di Museum Digital Bekasi Teknologi edukasi canggih berupa mini bioskop yang menampilkan selayang pandang kuliner budaya Bekasi, immersive room ruang cinema 3D, game Entong Tolo Robin Hoodnya Bekasi, hingga augmented reality Tarumanegara memudahkan pengunjung untuk mengakses informasi lebih jelas dan rinci pada setiap tema besar yang mereka kunjungi. Menariknya saat langkah kaki menapaki pusat ruangan di lantai dua Gedung ini, penulis menemukan monumen rombongan kelelawar yang terbang mengitari balok kaca dan mengarah ke atas bangunan seolah-olah menjadi penghuni yang memadati Hall ini. Ribuan patung kelelawar mengitari ruangan Menurut salah seorang pemandu museum, monumen tersebut dibangun sebab dahulu warga sekitar menyebut gedung ini sebagai gedung kelelawar. Setiap sore hingga malam hari rombongan kelelawar menghuni gedung ini. Kenangan itulah yang melatarbelakangi terancangnya monumen kelelawar ini. Menyingkap Senja dengan Jas Merah Tak terasa hampir dua jam penulis mengitari dua lantai Gedung Juang 45 Bekasi ini sendirian. Adzan Ashar berkumandang, datang senja pukul Waktu yang tepat bagi para staff Museum untuk menutup tempat dan mengabarkan sejarah kembali kepada para pengunjung di esok pagi. Saat hendak menuju pintu keluar, rombongan ibu-ibu berfoto ria bersama. Salah seorang dari mereka yang menggenggam ponsel mengoceh, โ€œEnak kan sekali-kali jalan-jalan ke Museum jangan ke Mall mulu!โ€ Terdengar tawa renyah dari beberapa ibu-ibu lain tanda setuju menyambut ocehan seorang ibu tersebut. Teringat sebuah pesan dari Bung Karno yang sering digelorakan di berbagai tempat dan kondisi, bahkan pesan ini terlukis tepat di pusat lantai dua pojok kanan Museum Digital Bekasi. Terpampang wajah Bung Karno dengan pesannya yaitu, โ€œJas Merah Jangan sekali-kali melupakan sejarah!โ€ Sejatinya museum menawarkan kenangan masa lampau yang menjadikan kita dapat mengambil hikmah untuk memperbaharui diri agar menjadi manusia modern yang berbudi pekerti luhur pada masa kini dan nanti. gedungjuang museum museumdigitalbekasi bekasi sejarahbekasi mistis misteri tambunselatan Disclaimer Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku UU Pers, UU ITE, dan KUHP. Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel. Berita Terkait Terpopuler di Wisata
Chocomoryini tempat buat beli oleh - oleh kalau kita lagi jalan - jalan di daerah Bogor, Puncak, sama Semarang. Banyak banget ragam oleh - olehnya, dan yang pasti rasanya enak - enak kok buat dibawa pulang. Menu yang dipesan: Yogurt, Pie Susu & Pie Coklat, Chocoreo, Ice Cream, Hot Choco Buttons. Tanggal kunjungan: 28 April 2018. Museum merupakan tempat yang menyimpan berbagai koleksi yang memiliki nilai sejarahnya. Museum dapat menjadi salah satu referensi ketika ingin menghabiskan waktu berlibur. Saat ini beberapa museum memiliki koleksi yang unik, salah satunya museum di Bekasi saat ini sudah direnovasi dan menjadi museum dengan konsep digital. Di sini pengunjung dapat berlibur sekaligus mendapatkan wawasan baru. Untuk itu, artikel ini akan membahas museum digital Bekasi yaitu yang berada di Gedung Juang 45 Umum Museum BekasiInformasi Alamat, Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Museum BekasiSejarah Museum Digital BekasiKoleksi Museum Digital Bekasi1. Koleksi Digital2. Hall Of Fame Bupati Bekasi atau Profil Bupati Bekasi3. Koleksi Prasejarah4. Koleksi Sejarah Kerajaan5. Sejarah VOC6. Sejarah BekasiFasilitas Museum Digital Bekasi1. Mini Teater2 Tour Guide3. Area Komunal4. Fasilitas LainnyaInformasi Umum Museum Bekasi Museum Bekasi berdiri dalam kompleks Gedung Juang 45. Luas dari gedung itu sendiri mencapai meter persegi dengan luas tanah sebesar meter persegi. Setelah direnovasi, nama Gedung Juang 45 saat ini berubah menjadi Museum Digital Gedung Juang 45 ini memiliki kondisi ruangan yang sangat berbeda dengan sebelumnya. Museum ini memiliki 2 lantai dan terdapat 10 area terbuka yang memiliki koleksi sejarah Bekasi. Sebelum direnovasi, gedung ini dikelilingi oleh pagar tinggi, saat ini pagar tersebut telah dibongkar dan sekarang dibangun area tersebut dihias menggunakan lampu taman yang berjejer indah, kemudian terdapat tugu Candrabhaga. Pada area tengah plaza dibangun kolam besar yang berada tepat di depan gedung. Pada sisi kiri area ini terdapat tulisan Museum Sejarah dengan background tembok batu bata pada saat malam hari, museum ini akan dihias dengan lampu warna warni yang menambah kesan indah. Museum ini dibuka lagi untuk masyarakat umum pada 19 Maret revitalisasi mulai pada tahun 2020. Museum ini saat ini dikelola dan di bawah naungan Dinas Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Juga Daftar Stadion Lapangan Sepak Bola Alamat, Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Museum BekasiBerikut beberapa informasi detail mengenai alamat dan jam buka museumAlamat Jl Sultan Hasanudin No. 5 dan No. 39, Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Telepon 0813 1740 3088Jam Operasional Senin-Sabtu WIBHarga Tiket Tidak ada atau menjadi Museum, bangunan tersebut bernama gedung juang 45. Gedung ini dikenal masyarakat sebagai Landhuis Tamboen atau gedung tinggi. Gedung ini dulunya dibangun oleh Khow Tjeng merupakan seorang kapitan dari Cina sekaligus tuan tanah yang memiliki perkebunan tebu yang besar. Khow Tjeng Kie ini membangun gedung tersebut melalui 2 proses, yaitu tahun 1906 hingga tahun 1910. Dan tahun ini menjadi milik Kouw Oen Huy di tahun 1942 pada saat Khow Tjeng Kie meninggal dunia. Gedung tersebut mengalami penjajahan Jepang dan dijadikan sebagai markas militer. Jepang mendiami gedung ini sekitar tahun 1943 hingga tahun 1947, saat Belanda melanggar perjanjian Linggarjati sekaligus melakukan agresi militer pertama Belanda, Belanda mulai menguasai gedung tersebut hingga tahun 1949, tahun 1950 gedung tersebut menjadi milik Indonesia 1950, tempat ini mulai ditempati oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bekasi. Tahun 1951, gedung ini menjadi markas Tentara Nasional Indonesia TNI Angkatan Darat, divisi Batalyon Kian Santang. Setelah itu, gedung ini menjadi gedung pemerintahan hingga tahun sejarah Gedung Juang 45 yang panjang dan menjadi salah satu saksi bisu kemerdekaan Indonesia, gedung ini menjadi salah satu cagar budaya yang harus dilindungi di Juga Center Point Museum Digital Bekasi1. Koleksi DigitalSeperti namanya, di Museum Bekasi ini terdapat beberapa koleksi yang dikemas secara digital. Koleksi digital ini menjadi salah satu daya tarik dari museum ini. Koleksi yang didigitalisasikan merupakan koleksi sejarah hingga profil dari setiap ruangan terdapat layar yang berisi informasi mengenai setiap sejarah. Tersedia juga virtual reality yang bisa digunakan pengunjung. Koleksi digital ini juga ditampilkan di layar yang ada di dinding setiap sudut Hall Of Fame Bupati Bekasi atau Profil Bupati BekasiPada saat pertama kali memasuki gedung museum, pengunjung akan disajikan profil bupati Bekasi dari tahun ke tahun. Di ruangan ini terdapat patung berwarna emas yang berbentuk miniatur bupati yang pernah menjabat di Kabupaten Bekasi beserta foto dan tahun masa Koleksi PrasejarahKoleksi prasejarah ini disimpan di sebelah ruang hall of fame bupati. Disini terdapat beberapa foto foto dan cerita zaman prasejarah yang terjadi di Bekasi tersebut terpajang di dinding dinding ruangan tersebut. Selain itu, ada beberapa koleksi bukti prasejarah, seperti alat alat atau karya yang dihasilkan pada masa Koleksi Sejarah KerajaanDi ruangan ini menyediakan sejarah lengkap dari Kerajaan Tarumanegara, mulai dari raja hingga cerita lengkap mengenai Kerajaan Tarumanegara. Di satu bagian terdapat buku interaktif digital 3 dimensi yang menampilkan kisah sejarah dari kerajaan yang disertai dengan pengeras itu, ada cerita tentang kerajaan lainnya seperti perang bubat yang dikemas menjadi patung Sejarah VOCDi lantai 2, terdapat sejarah mengenai asal mula datangnya VOC ke Indonesia, lengkap dengan cerita digitalnya yang berbentuk interactive table. Kisah-kisah dan foto bukti VOC ke Indonesia tersebut ditata sedemikian rupa di dinding Sejarah BekasiMuseum ini juga menyajikan cerita dari sejarah Bekasi, mulai dari berdirinya Bekasi hingga politik dagang yang terjadi di Bekasi. Selain itu, Pengunjung dapat melihat cerita keseluruhan dari pahlawan Bekasi, seperti Entong Museum Digital BekasiMuseum ini menyediakan fasilitas serta pelayanan yang menarik. Berikut beberapa fasilitas dan pelayanan yang dapat ditemui di area museum ini1. Mini TeaterMuseum Bekasi ini dilengkapi dengan mini teater yang berkapasitas cukup banyak. Museum ini akan menampilkan berbagai cerita tentang sejarah Bekasi. Teater ini menyediakan 3 film yang bisa dilihat dengan jam berikutFilm Pertama WIBFilm Kedua WIBFilm Ketiga WIBBaca Juga Alun Alun Tour GuideMuseum ini juga menyediakan tour guide untuk pengunjung yang ingin cerita lengkap dari masing masing koleksi yang ada di museum. Tour guide akan memberikan seluruh informasi mengenai museum dengan waktu yang tidak Area KomunalDi area ini, pengunjung dapat menghabiskan waktu untuk bermain atau sekadar berfoto di luar gedung museum. Area ini dihiasi dengan taman taman yang cantik dan bagus untuk menjadi latar Fasilitas LainnyaTempat ini menyediakan area parkir yang luas dengan keamanan yang terjamin. Selain itu, terdapat mushola yang bisa digunakan oleh pengunjung. Toilet yang ada di museum ini juga cukup bersih. Selain itu, juga terdapat toko oleh oleh yang bisa dikunjungi pengunjung untuk membeli merchandise sejarah kekinian Museum Bekasi tersebut dapat dikunjungi untuk mempelajari sejarah ataupun sekedar ingin berlibur saja. Jangan lupa untuk mematuhi protokol kesehatan ketika berada di museum ini. Tetap jaga kebersihan serta jaga barang bawaan yang dibawa.
PinDi Tempat Wisata . Selter 101 Pilihlah Selter Seperti Memilih Pasangan Hidup Telusuri Hidup Perjalanan Berkemah . Foto Bunga Yang Ada Di Indonesia Taman Bunga Tercantik Yang Ada Di Indonesia Page 16 Kaskus Toko Bunga Bekasi Toko Bunga Ter Bunga Bunga Cantik Taman Bunga . Kebudayaan Di Jawa Timur Codocomo Gambar Tarian
ืœื”ื™ื•ืช ื—ืœืง ืžืกืฆื ื” ืžื•ื–ื™ืื•ืŸ ืื•ืžื ื•ืช ื”ืชืœืช ืžื™ืžื“ ืžืืคืฉืจ ืœื›ื ืœื”ื™ื•ืช ื—ืœืง ืžื”ืกืฆื ื”, ืฉืžืชืจื—ืฉืช ื‘ืชืžื•ื ื” ื•ืœืชืช ืœืฆื•ืคื™ื ืืฉืœื™ื” ืฉื–ื” ืื›ืŸ ืงืจื”!ื”ื—ื•ื•ื™ื” ื‘ืžื•ื–ื™ืื•ืŸ ื”ื™ื ืžื”ื ื”, ืžืฆื—ื™ืงื” ื•ืชืฉืื™ืจ ืืชื›ื ื”ืžื•ืžื™ื. ื‘ื ื•ืกืฃ, ืชืขืฉื™ืจื• ื’ื ืืช ื”ื™ื“ืข ื‘ื›ืœ ื”ืงืฉื•ืจ ื‘ืจืื™ื™ื”, ืชืคื™ืกื” ื›ื™ืฆื“ ื”ืื•ืžื ื•ืช ื”ื™ื ื’ื ื˜ืจื™ืง ื”ืžืชืขืชืข ื‘ืžื•ื—. ืืชื ืชื›ื ืกื• ืœืชื•ืš ื™ืขืจ ืงืกื•ื, ืชื ื’ื ื• ืœื ื—ืฉ ืฆืคืข, ืชื‘ืงืจื• ื‘ืขืชื™ืงื•ืช ืžืฆืจื™ื•ืช ื•ื’ื ืชื˜ืจืคื• ืขืœ ื™ื“ื™ ื›ืจื™ืฉ! ื’ื ื›ืฉืืชื ืชืฆืคื• ื‘ืชืžื•ื ื” ืชืจื’ื™ืฉื•, ืฉื›ืื™ืœื• ื”ื™ื™ืชื ื—ืœืง ืžื”ื™ืฆื™ืจื”. ื”ื—ืœืœื™ื ื‘ืžื•ื–ื™ืื•ืŸ ืžื•ืชืืžื™ื ืœื›ืœ ื’ื™ืœ ื’ื ื”ืžื‘ื•ื’ืจื™ื ื™ื—ื–ืจื• ืœื”ื™ื•ืช ื™ืœื“ื™ื ื•ื™ืชืœื”ื‘ื• ืžื›ืœ ืชืคืื•ืจื” ื•ืชืžื•ื ื” ื‘ืžื•ื–ื™ืื•ืŸ. ื”ื™ืฆื™ืจื•ืช ืื™ื ืŸ ืžื•ืฉืœืžื•ืช ื›ืœ ืขื•ื“ ืืชืŸ ืœื ื‘ืชื•ื›ืŸ! ื—ื•ื‘ื” ืขืœื™ื›ื ืœื”ืฆื˜ืœื ื•ื›ืžื” ื‘ื ื•ื™ ื‘ืฉื˜ื— ืขื ืง ืฉืœ 21,000 ืž"ืจ, ื•ื‘ื• ื›-200 ื™ืฆื™ืจื•ืช ื•ืžื—ื•ืœืง ืœ-9 ืื–ื•ืจื™ื ืฉื•ื ื™ื ื›ื“ื™ ืฉืœื ืชืคืกืคืกื• ืืฃ ืฆื™ื•ืจ. ื‘ื•ืื• ืœืฆืœื•ืœ ืœืชื•ืš ืขื•ืœื ื”ืžื™ื, ืœื‘ืงืจ ื‘ืžืžืœื›ืช ื”ื—ื™ื•ืช, ืœืฆืขื•ื“ ื‘ืชื•ืš ื™ืขืจ ืืœื™ืกื” ื‘ืืจืฅ ื”ืคืœืื•ืช, ืœื—ื–ื•ืจ ื‘ื–ืžืŸ ืœืžืฆืจื™ื ื”ืขืชื™ืงื”, ืœืคื–ืจ ืงืกืžื™ื ื‘ืžืžืœื›ืช ื”ืคื ื˜ื–ื™ื”, ืขื•ืœื ื™ืฆื™ืจื•ืช ื”ืžื•ืคืช ื•ืœื ืœื”ืคืกื™ืง ืœื”ืชื’ืœื’ืœ ืžืฆื—ื•ืง ื‘ืžืชื—ื ืชืžื•ื ื” ื›ืืŸ ื”ื™ื ืขื‘ื•ื“ืช ื™ื“ ืฉืœ ืื•ืžืŸ ื•ืฆื•ื™ืจื” ื‘ืืžืฆืขื•ืช ืฆื‘ืขื™ื ืขืœ ื‘ืกื™ืก ืžื™ื, ืฉื”ืคื›ื• ืœื™ืฆื™ืจืช ืชืœืช ืžืžื“ื™ืช ืžืขื‘ืจ ืœื“ืžื™ื•ืŸ ืฉืœื›ื. ื”ืชื‘ื•ื ื ื• ืชื—ื™ืœื”, ื”ืคืขื™ืœื• ืืช ื”ื“ืžื™ื•ืŸ, ืื–ืจื• ืื•ืžืฅ, ื”ื™ื›ื ืกื• ื•ืชื—ื•ืฉื• ืฉืืชื ื—ืœืง ืžื”ืžืชืจื—ืฉ ืฉืืชื ื›ื‘ืจ ื‘ืชื•ืš ื”ืื•ื•ื™ืจื” ื•ื—ื•ื•ื™ื ืืช ื”ืกื™ืคื•ืจ ื‘ืชืžื•ื ื” ืฆืœืžื• ืชืžื•ื ื•ืช ื•ื‘ื—ืจื• ืืช ื”ื˜ื•ื‘ื” ื‘ื™ื•ืชืจ, ื–ื• ืฉืืชื ืžืจื’ื™ืฉื™ื ืฉืชืฉืื™ืจ ืื ืฉื™ื ืขื ืคื” ืคืขื•ืจ ื›ืฉื™ืฆืคื• ื‘ื”. ื’ื ืฆื•ื•ืช ื”ืžื•ื–ื™ืื•ืŸ ื™ืฉืžื— ืœืขื–ื•ืจ, ืœื›ื•ื•ืŸ ื•ืœื“ื™ื™ืง ืขืœ ืžื ืช ืฉืชืฆืื• ืขื ื—ื™ื•ืš ื•ืžืจื•ืฆื™ื ื™ื™ืฉืืœื• "ื•ื•ืื•, ืื™ืš ืขืฉื™ืชื ืืช ื–ื”?" ื•ื‘ื›ืŸ ืžื“ื•ื‘ืจ ื‘ื˜ื›ื ื™ืงืช ืืžื ื•ืช ืžืกื•ืจืชื™ืช ืฆืจืคืชื™ืช ื”ื ืงืจืืช Trompe-l'oeil ื˜ืจื•ืžืค-ืœื•ื™ืœ ื•ืžื˜ืจืชื” ืœืชืขืชืข ืืช ื”ืขื™ืŸ. ืื•ืคืŸ ื”ืฆื™ื•ืจ ื’ื•ืจืžืช ืœืขื™ืŸ ืœื—ืฉื•ื‘ ื•ืœื”ืืžื™ืŸ, ืฉื–ื• ื”ืžืฆื™ืื•ืช, ืฉื–ื” ืžืชืจื—ืฉ ื›ืืŸ ื•ืขื›ืฉื™ื•! ืฆื™ื•ืจื™ื ืืœื• ื ืžืฆืื™ื ื‘ื›ืœ ืžืงื•ื ื‘ืžื•ื–ื™ืื•ืŸ ืขืœ ื”ืงืจืงืข, ืขืœ ื”ืงื™ืจื•ืช ื•ืขืœ ื”ืชืงืจื” ื‘ืชืœืช ืžื™ืžื“ ื•ื’ื•ืจืžื™ื ืœืืฉืœื™ื” ืื•ืคื˜ื™ืช, ืฉืืชื ื—ืœืง ืžื”ื”ืชืจื—ืฉื•ืช ื‘ืชืžื•ื ื”- ืื™ื–ื• ื—ื•ื•ื™ื” ืฉื›ื•ืœื• ืืฉืœื™ื” ืื™ื ื˜ืจืืงื˜ื™ื‘ื™ืช, ื›ื™ืคื™ืช ื•ืžื”ื ื” ืœื›ืœ ื’ื™ืœ, ืฉืชืขืœื” ื—ื™ื•ืš ื•ืฆื—ื•ืง ืœื›ืœ ืžื™ ืฉื—ื•ื•ื” ื•ืฆื•ืคื” ื‘ื” ื•ืœื”ืœืŸ ืžืกืคืจ ื˜ื™ืคื™ื, ืฉื™ืžืงืกืžื• ืืช ื”ื—ื•ื•ื™ื” ื•ืชืžื•ื ื•ืช ื”ืžื–ื›ืจืช ืฉืœื›ืื‘ื•ืื• ืขื ื—ื‘ืจ ืื• ืื ืฉื™ื ื ื•ืกืคื™ื ื›ื“ื™, ืฉืชืจื’ื™ืฉื• ื‘ื ื•ื— ื•ื™ื”ื™ื” ืžื™ ืฉื™ืฆืœื ืœืกื•ืœืœื” ื‘ื ื™ื™ื“ ื•ืืฃ ืื—ืช ื ื•ืกืคืช ื›ื™ื•ื•ืŸ, ืฉืืชื ื”ื•ืœื›ื™ื ืœืฆืœื ื›ืืŸ ืื™ื ืกืคื•ืจ ืชืžื•ื ื•ืช ื•ื›ืœ ืื—ื“ ืžื”ืžืฉืชืชืคื™ื ื™ืจืฆื” ืชืžื•ื ื•ืช ืชืœื•ื™ื•ืช ืžื•ื›ื ื•ืช, ืฉืฆื™ืœืžื• ืžื‘ืงืจื™ื ืกืžื•ืš ืœื™ืฆื™ืจื•ืช - ื”ื™ืขื–ืจื• ื‘ื”ื ืœื‘ ืœืกื™ืžื•ื ื™ื ืขืœ ื”ืงื™ืจื•ืช ื•ื”ืจืฆืคื” ื”ืžื ื—ื™ื ืืชื›ื ื”ื™ื›ืŸ ืœื”ืชืžืงื ืขืœ ืžื ืช ืœืงื‘ืœ ืืช ื”ืชืžื•ื ื” ื”ืžื“ื•ื™ืงืช, ื”ืžืฉืœื” ืืช ื”ืฆื•ืคื™ื ื‘ื” ื›ืื™ืœื• ืืชื ื—ืœืง ื”ื‘ื™ืงื•ืจ ื‘ื™ืŸ ืฉืขืชื™ื™ื ืžืžื•ื–ื’ ื•ื™ื›ื•ืœ ื’ื ืœืฉืžืฉ ืžืงื•ื ืฆื•ื ืŸ ื•ืžืจืขื ืŸ ืžื”ื—ื•ื, ืœืคืชื— ืืช ื”ื“ืžื™ื•ืŸ ื•ื’ื ื–ืžืŸ ืื™ื›ื•ืช ืžืฉืคื—ืชื™ ื•ื—ื•ื•ื™ื” ืžืงืจื‘ืช ืœื›ืœ ื‘ืขืœื™ ืžื•ื’ื‘ืœื•ื™ื•ืชื”ืžืงื•ื ื ื’ื™ืฉ ืœื›ื™ืกื ื’ืœื’ืœื™ื ื‘ืงื•ืžืช ื”ืงืจืงืข ื‘ืœื‘ื“ ื•ื”ืฆื•ื•ืช ื”ื™ื“ื™ื“ื•ืชื™ ืฉืœ ื”ืžื•ื–ื™ืื•ืŸ ื™ืฉืžื— ืœืกื™ื™ืข ืœื›ื ื‘ื›ืœ ื“ืจืš ืฉื”ื ื™ื›ื•ืœื™ื. ืื ื ืืœ ืชื”ืกืก ืœืคื ื•ืช ืืœื™ื ื• ื‘ื›ืœ ืฉืืœื” ื‘ื˜ืœืคื•ืŸ ื‘ืื–ื•ืจ ื”ืžื•ื–ื™ืื•ืŸื”ืžื•ื–ื™ืื•ืŸ ื ืžืฆื ื‘ืื–ื•ืจ ืืœ ืกืืคื” AL SAFA, ื›-20 ื“ืงื•ืช ืžืงื ื™ื•ืŸ ื”ืืžื™ืจื•ื™ื•ืช ื•ื›-25 ื“ืงื•ืช ืžื’ื•ืจื“ ื”ืฉื—ืงื™ื ื”ื‘ื•ืจื’' ื—' ืขื•ืœื” ื›ื ื™ืกื” ืœืžื•ื–ื™ืื•ืŸ ื”ืกืœืคื™ ื•ื”ืชืœืช ืžื™ืžื“ื™ืœื“ื™ื ืขื“ ื’ื™ืœ 3 ืœืœื ื‘ื’ื™ืœืื™ 3-11 59 ืžืขืœ ื’ื™ืœ 12 79 ืœื”ืชืขื“ื›ืŸ ื‘ืชืขืจื™ืคื™ื ื”ืžื“ื•ื™ืงื™ื ื‘ืืชืจ ื•ืืฃ ืœืฉืœื‘ ืื˜ืจืงืฆื™ื” ื ื•ืกืคืช ื›ื™ื•ื•ืŸ ืฉื”ืžื—ื™ืจ ื™ืฉืชืœื ื™ื•ืชืจ ืขื‘ื•ืจ ืฉื ื™ื”ื ืคืชื™ื—ื” ืœืžื•ื–ื™ืื•ืŸ ื”ืกืœืคื™ ื•ื”ืชืœืช ืžื™ืžื“ื‘ื›ืœ ื™ืžื•ืช ื”ืฉื‘ื•ืข ื‘ื™ืŸ ื”ืฉืขื•ืช 1000 - 2000 ื›ื ื™ืกื” ืื—ืจื•ื ื” ื‘ืฉืขื” 1900.ืื™ืš ืœื”ื’ื™ืข ืœืžื•ื–ื™ืื•ืŸ ื”ืกืœืคื™ ื•ื”ืชืœืช ืžื™ืžื“ ื“ืจืš ืฉื™ื™ื— ื–ืื™ื“, ื‘ื™ืŸ ืžื—ืœืฃ 2 ืœ-3 ืœื™ื“ Natuzzi Showroom.ืจื›ื‘ืช - ืชื—ื ืช ื ื•ืจ ื‘ื ืง Noor Bank ื”ื ืžืฆืืช ื‘ืžืจื—ืง ืฉืœ 9 ื“ืงื•ืช ื”ืœื™ื›ื” ืžื”ืžื•ื–ื™ืื•ืŸ. ืคื ื• ื™ืžื™ื ื” ื‘ื‘ื ืง ืžืฉืจืง ื‘ืคื™ื ื”. ื”ืžื•ื–ื™ืื•ืŸ ื ืžืฆื ืžืื—ื•ืจื™ ื”ื‘ื ืง.
Kamiialah penyedia Jasa Mural di Bekasi. Hubungi Sinta HP/WA : 0818 988 154. Hasil KEREN, Harga TERJANGKAU. jasa mural tempat wisata, dan lainnya. Selain itu, kami juga menerima pengerjaan pembuatan Museum 3D Trick Art yang dapat kamu jadikan sebagai tujuan wisata di daerah kamu. Jasa Mural. - Siapa bilang liburan ke museum itu membosankan. Kamu akan menemukan sesuatu yang berbeda saat berkunjung ke Museum Gedung Juang Tambun di Bekasi. Setelah setahun lebih direnovasi, Museum Gedung Juang Tambun akhirnya resmi dibuka untuk umum pada Sabtu 20/3/2021. Semalam sebelumnya, Bupati BekasiEka Supria Atmajameresmikan operasional Meseum Digital Gedung Juang Tambun, Jumat 19/3/2021 malam. Eka mengungkapkan, masyarakat yang akan berkunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk alias gratis. Meski demikian, dia meminta setiap pengunjung menerapan protokol kesehatan Covid-19. Cara paling mudah menuju Museum Digital Gedung Juang 45 Tambun adalah dengan KRL. Keterangan foto Museum Digital Gedung Juang 45 Tambun menampilkan sejarah Bekasi, dari masa prasejarah sampai masa perang kemerdekaan. Warta Kota/Muhammad Azzam "Tiketnya masih gratis untuk saat ini. Tapi tentunya mengingat situasi pandemi yang belum selesai, harus mematuhi prokes," kata Eka. Jam buka Museum Gedung Juang Tambun dapat dikunjungi mulai pukul sampai pukul Selama masa pandemi ini, kapasitas pengunjung juga dibatasi, maksimal sekitar 100 pengunjung di dalam museum dalam waktu bersamaan. Pengunjung akan diberi tiket antrean. "Tentunya ada pembatasan kapasitas, akan ada petugas yang mengatur dan mengingatkan protokol kesehatan," katanya. Cinta Bekasi Bupati Eka mengatakan, tampilan baru Gedung Juang 45 ini dapat memperkenalkan sejarah Kabupaten Bekasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja untuk lebih mencintai Kabupaten Bekasi. Konsep museum digital ini menjadi daya tarik bagi masyarakat. &;Saya berharap, ke depannya, masyarakat bisa lebih mencintai Kabupaten Bekasi dengan tahun sejarahnya dan tentu dapat bangga punya destinasi wisata yang ada di daerah kita," ungkapnya. Keberadaan Museum Bekasi, kata Eka, diharapkan dapat menjadi semangat warga Bekasi untuk tetap bersama-sama mencintai Kabupaten Bekasi. Museum ini memang menampilkan sejarah Bekasi, dari sebelum masa perjuangan hingga masa kemerdekaan. Museum Digital Gedung Juang Tambun mengadopsi konsep digital, yang diharapkan akan menarik anak-anak dan remaja untuk mencintai Bekasi. Warta Kota/Muhammad Azzam Spot foto Hasil revitalisasi itu membuatGedung Juang 45 Tambun tampak sangat jauh berbeda dari sebelumnya. Gedung ini juga memiliki nama baru, yaitu Museum Bekasi atau Museum DigitalGedung Juang 45 Tambun. . Museum Gedung Juang itu memiliki dua lantai, ada 10 area yang menyajikan cerita sejarah Kabupaten Bekasi, dari massa penjajahan, perjuangan melawan penjajah, hingga kemerdekaan. Pagar tinggi yang tadinya mengitari area gedung itu sudah dibongkar, digantikan plaza luas dengan paving blok. Di plaza itu dihiasi lampu taman, serta tugu Candrabhaga. Di tengah-tengah plaza juga ada kolam besar, satu garis dengan bangunan Museum Bekasi. Alhasil kolam itu menjadi spot foto yang sangat menarik Di sisi kiri plaza dibangun ornamen berlatar batu bata merah, dengan tulisan "Museum Sejarah". Sedangkan di sisi kanan juga ada ornamen batu bata merah, namun tulisannya berbunyi "Gedung Juang". Pada malam hari, pemandangan di komplek Gedung Juang ini semakin indah dan cantik, dengan lampu-lampu warna-warni yang menghiasinya. Biaya revitalisasi Revitalisasi Museum DigitalGedung Juang 45 Tambunini menggunakan dana murni dari APBD 2020, sebesar Rp 36,9 miliar, dan tambahan di APBD Perubahan sebesar Rp 3,5 miliar. Revitalisasi ini dilakukan untuk menjadikan bangunan bersejarah ini sebagai destinasi wisata sejarah sekaligus cagar budaya. Museum DigitalGedung Juang 45 Tambundijadikan sebagaimuseum sejarah Bekasi. Konsepnya juga dibuat secara digital, modern, dan milenial, sehingga menarik anak muda untuk mau belajar sejarah Bekasi. Baca juga Panduan Rute Menuju Museum Digital Gedung Juang 45 Tambun Bekasi Baca juga Terbaru! Harga Tiket Masuk Museum Lulu di Cimory Dairyland Prigen Buat Kamu Para Fotogenik Baca juga Unik, Museum di Belanda Ini Meminta Pengunjung untuk Mencium Aroma Lukisannya Baca juga 6 Museum Keren di Bali Ini Harus Kamu Kunjungi, Ada yang Hadirkan Korean 3D Trick Art Baca juga Menyaksikan Peninggalan Pilu Sisa Erupsi Gunung Merapi di Museum Omahku Memoriku Artikel ini telah tayang judul Museum Digital Gedung Juang Tambun Resmi Dibuka, Tiket Masuk Masih Gratis pakettour jogja 4 hari, paket study tour jogja 4 hari 3 malam, paket study tour jogja 4 hari 2 malam, paket tour jogja solo 4 hari 3 malam, tour jogja 75, tempat wisata jogja 3d, wisata 3 hari di jogja, wisata jogja 45, wisata jogja 4 hari 3 malam, wisata jogja 4 hari, 4 wisata jogja untuk selfie, 50 wisata jogja, 5 objek wisata jogja, 5 Gedung Juang Tambun Bekasi atau biasa dikenal dengan nama Gedung Juang 45 atau Gedung Tinggi dan sekarang disulap menjadi Museum Bekasi merupakan tempat wisata sejarah modern di Kabupaten Bekasi. Gedung Juang Bekasi saat ini menjadi pilihan wisata sejarah menarik yang wajib kamu kunjungi karena pemerintah mendesain semua fasilitas didalamnya berbasis digital. Sejarah Gedung Juang Tambun Gedung Juang Bekasi ini dibangun dilahan seluas meter persegi, dengan luas bangunan meter persegi. Tempat wisata sejarah luas dan megah yang sangat recommended untuk kamu kunjungi. Sejarah awal dibangunnya Gedung Juang Bekasi tentu menjadi perhatian tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung, dulunya Gedung Juang ini dibangun oleh seorang bangsawan Cina yang bernama Khouw Theng Kie pada tahun 1900. monumen perjuangan. google maps. sumber Muslihun Keren simak juga waterboom lippo cikarang Gedung Juang Bekasi ini dijadikan sebagai tempat memantau perkebunan dan pertanian oleh sang pemilik. Renovasi bangunan Gedung Juang Bekasi telah dilakukan dua kali, pertama tahun 1906 hingga 1910, dan yang kedua pada tahun 1925. Ketika zaman penjajahan Belanda, Gedung Juang ini beralih fungsi menjadi benteng perjuangan dan pertahanan rakyat Indonesia. Hingga pada tahun 1949 sempat ada tragedi, Gedung Juang Bekasi ini direbut oleh Belanda hingga berhasil direbut kembali oleh para pejuang Indonesia. Sekarang, Gedung Juang Bekasi di revitalisasi secara besar-besaran oleh pemerintah Bekasi untuk mengenang momen perjuangan pemuda Indonesia di gedung bersejarah ini. Gedung Juang Bekasi awal beroperasi pada tanggal 19 Maret 2021, diresmikan langsung oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja. Saat ini, Gedung Juang Bekasi berada dibawah pengelolaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi. Lokasi Gedung Juang Bekasi Gedung Juang Bekasi berlokasi di Jalan Sultan Hasanudin Nomor 39, Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. gedung juang tambun. google maps. sumber Mohammad Abyan simak juga taman kota bekasi Akses menuju Gedung Juang Bekasi sangatlah mudah. Jika kamu berangkat dari Terminal Bekasi Kota kamu bisa menggunakan transportasi pribadi atau umum dengan waktu tempuh 12 menit diperjalanan. Dari Terminal Bekasi Kota majulah ke arah Barat Laut di Jalan Juanda atau Jalan Pantura, Setelah itu putar balik, lanjutkan untuk mengikuti Jalan Raya Pantura. Lewati Hotel Merdeka, tetap dijalan tersebut sejauh 5 kilometer. Lalu belok kiri, dan kamu akan sampai di Gedung Juang Bekasi lokasi tujuanmu. Jam Buka Gedung Juang Bekasi Kamu bisa mengunjungi Gedung Juang Bekasi pukul hingga WIB. Gedung Juang Bekasi hanya libur di hari Minggu. gedung juang bekasi. google maps. sumber Hardi Ansyah simak juga situ cibeureum bekasi Harga Tiket Gedung Juang Tambun Bekasi Untu kamu yang ingin berwisata ke Gedung Juang Bekasi, kamu tidak akan dikenakan tarif tiket masuk. Jadi kamu bisa menjelajahi wisata edukasi di Gedung Juang sepeuasnya tanpa dipungut biaya. Fasilitas Gedung Juang Bekasi Gedung Juang Bekasi memiliki fasilitas lengkap yang bisa kamu akses saat berkunjung, diantaranya Area Parkir, Toilet, Mushola, Digital Library, Toko Marchandise, Museum, Gedung Theater, Permainan Edukasi Sejarah 3D/Digital, dihiasi taman yang cantik. google maps. sumber Rizky Dwi Purnomo simak juga go!wet waterpark Daya Tarik Gedung Juang Bekasi Gedung Juang Bekasi memiliki banyak daya tarik yang membuat wisatawan merasakan pengalaman berlibur yang mengesankan, daya tarik Gedung Bekasi yang bisa kamu jumpai yaitu 1. Museum Digital Terdapat Museum yang sudah didesain berbasis digital di Gedung Juang ini lho. Saat memasuki area Museum kamu akan melihat berbagai macam daya tarik yang tersedia. Kamu bisa melihat Ruang Sejarah Bupati Bekasi dari masa ke masa lengkap dengan foto dan videonya. Kamu juga bisa melihat peninggalan Masa Prasejarah, yang disimpan terawat dalam box kaca lengkap dengan penjelasannya. Di dalam museum digital ini terdapat berbagai cerita sejarah, seperti Sejarah Kerajaan Tarumanegara yang sudah didesain secara digital. Kamu akan dibuat takjub dengan setiap spot yang ada di museum ini. museum digital. google maps. sumber Riza Setiawan simak juga curug parigi Selain itu di dalam Museum Gedung Juang ini juga terdapat Cinema Tiga Dimensi Cinema 3D yang menampilkan perjuangan Pahlawan Rakyat Bekasi. Terpampang juga lukisan-lukisan sejarah yang aesthetic yang sangat cocok untuk dijadikan latar belakang fotomu. Wah, lengkap sekali ya! 2. Permainan Edukasi Sejarah 3 Dimensi Di Gedung Juang juga terdapat berbagai macam permainan edukasi Sejarah berbasis digital. Ini akan sangat cocok untuk wisatawan dari berbagai jenjang usia. Belajar sejarah tidak akan bosan jika dengan metode permainan digital yang tersedia di Gedung Juang. 3. Toko Marchandise Kamu bisa membeli oleh-oleh atau kenang-kenangan di Gedun Juang Bekasi ini. Ketika memasuki area Gedung Juang, kamu akan langsung melihat toko marchandise khas Bekasi. Setiap marchandise yang dijual di Gedung Juang ini merupakan produk hasil tangan UMKM Bekasi. Wah, sangat kreatif dan produktif ya! tempat bersantai dan menghabiskan waktu. google maps. sumber Sopyan Iskandar simak juga saung ranggon Penutup Kini kamu bisa berwisata sambil belajar sejarah dengan cara yang unik dan seru dengan berkunjung ke Gedung Juang Bekasi. Gedung Juang Bekasi menjadi pilihan wisata edukasi sejarah yang paling recommended untuk kamu yang ingin menghabiskan waktu liburan bermanfaat yang mengesankan. 5L4K61.
  • p8dswltr5u.pages.dev/406
  • p8dswltr5u.pages.dev/187
  • p8dswltr5u.pages.dev/266
  • p8dswltr5u.pages.dev/449
  • p8dswltr5u.pages.dev/207
  • p8dswltr5u.pages.dev/379
  • p8dswltr5u.pages.dev/147
  • p8dswltr5u.pages.dev/384
  • museum 3d di bekasi