Burung kacer memiliki nama ilmiah copsychus saularis atau bisa juga disebut dengan The Magpie-Robin. Burung ini sangat bernilai di Indonesia dan memiliki harga jual yang tinggi karena burung ini memiliki keunikan tersendiri. Copsychus saularis bisa menghasilkan suara yang merdu dan bahkan bisaDi mana sajakah burung ini bisa ditemukan dan apa saja makanannya? Bagaimana cara perawatan burung satu ini? Cari tahu jawabannya di bawah itu Burung Kacer Apa itu burung kacer? Sesuai dengan yang dituliskan di atas, hewan ini memiliki nama Latin Copsychus saularis. Burung ini juga dinamakan saularis, erimelas, magpie robin atau kacer ini biasa ditemukan di daerah timur laut Pakistan, kawasan Nepal, negara India utara, negara China timur dan selatan, Pulau Hainan, Thailand, Bangladesh dan kawasan asia Tenggarah lainnya yakni satu ini memiliki panjang 19 cm, termasuk ekornya yang panjang dan biasanya jika dipegang tegak. Bentuknya lebih mirip dengan Magpien-robin Eropa yang lebih kecil, tetapi ekornya lebih pejantan memiliki bagian tubuh yang hitam, kepala dan tenggorokan terpisah dari bahu putih. Sementara untuk bagian bawah dan sisi ekor panjang burung ini berwarna untuk betina memiliki tubuh berwarna hitam keabu-abuan di atas dan putih keabu-abuan. Burung kacer yang masih muda memiliki bagian atas dan kepala yang berwarna coklat ras pejantan ditemukan di India dan kacer jenis betina sulit berkembang biak di negara tersebut. Sebagian besar lebih suka hidup dekat dengan tanah. Burung satu ini suka melompat-lompat di sepanjang ranting pohon atau mencari makan di daun-daun yang Burung KacerKetika makan, maka ekor hewan suka bergerak miring. Adapun kacer dengan jenis jantan memiliki kebiasaan suka bernyanyi keras dari atas pohon. Burung ini suka bertengger tinggi di atas pohon, apalagi jika sedan musim kacer sendiri hampir bisa ditemukan di daerah perkotaan dan pedesaan. Selain itu, dapat ditemukan di taman-taman atau kawasan hutan. Burung ini tidak suka bergerombol dengan sesama spesiesnya sehingga sering terlihat sendirian. Jika sedang berkumpul, maka kacer sendiri berkumpul di atas ranting pohon hanya dengan kacer memiliki sifat yang agak pemalu dan pendiam di musim-musim yang tidak berkembang biak. Di musim tersebut bulu-bulu pada burung ini menjadi bersisik dan suka bersembunyi di jika musim berkembang biak terjadi, maka urung kacer jantan akan sering terlihat di atas pohon sambil bernyanyi. Pada musim berkembang biak ini, burung kacer berjenis jantan akan suka memamerkan diri di hadapan pasangan jantan akan suka menggerak-gerakka ekornya dan menebar pesona pada lawan jenisnya. Kacer jantan suka berkeliaran kesana kemari, mondar-mandir, dan mengangguk-angguk serta bersuara. Hewan unik satu juga akan menjadi sangat garang dan membenci burung lain yang suka masuk ke wilayah musim perkembangbiakkan maka, wilayah burung kacer akan dijaga ketat dari burung-burung lainnya. Burung kacer jantan akan melindungi anak-anak mereka dari musuh. Burung ini akan membusungkan semua bulunya dan selalu mondar-mandir berjalan untuk menjaga jika sedang tidak terjadi musim berbiak, burung kacer akan cenderung sangat pemalu dan pendiam. Hewan ini akan berkeliaran di semak belukar saja dan sesekali bernyanyi. Burung ini hanya bisa mengucapkan nada sedih dari waktu ke makanan sehari-hari burung kacer adalah serangga. Burung ini hanya mau mengambil serangga dari tanah dan bunga nektar seperti jangkrik, belalang, semut dan juga ulat. Selain bunga, tanaman kapas sutra dan bunga juga sering dikunjungi burung kacer secara teratur demi bisa mendapatkan nektar Burung Kacer di DuniaAda 5 jenis burung kacer yang tersebar di Indonesia di antaranya adalah 1. Kacer Poci atau Kacer SumateraKacer Sumatera atau juga bisa disebut kacer poci memiliki kombinasi warna bulu hitam dan putih di tubuhnya. Pada bagian punggungnya, dada dan bola mata kacer Sumatera didominasi warna untuk kedua sayap burung kacer Poci lebih merupakan warna kombinasi putih dan hitam. Burung kacer Poci atau Sumatera ini sangat sering diikutsertakan dalam sebuah perlombaan. Burung jenis ini selalu diperlombakan karena mampu menyanyikan variasi lagu yang Poci juga bisa menirukan kicauan burung lain dan bisa menirukan suara burung dengan cepat. Burung ini memiliki gaya tarung yang sangat hebat dan volume suara yang sangat lantang. Walau dinamakan Kacer Sumatra, namun jenis burung ini sudah berada ke negara-negara lainnya seperti Nepal, Filipina, dan Kacer JawaKacer Jawa memiliki nama latin Copsychus sechellarum dan memiliki warna bulu hitam. Kacer jenis ini memiliki ukuran 18-20 cm dengan rata-rata kacer hitam berjenis jantan 77 gram kacer Jawa jenis betina memiliki rata-rata berat 65 gram. Sesuai namanya, kacer ini memiliki bulu yang semuanya hitam mengkilap dan terlihat mengkilap biru-hitam di bawah sinar matahari dengan bercak putih di kacer jawa betina dan jantan suka menyanyikan lagu bersamaan dan suka berduet. Biasanya kedua burung ini suka bernyanyi di atas pohon tinggi. Burung kacer Jawa suka mencari makan sebelum fajar dan makan invertebrata kecil hingga menengah, vertebrata kecil dan kacer Jawa ini suka berkembang biak saat bulan November-Maret. Jika kacer poci bisa menirukan kicauan burung lain, maka burung kacer hitam memiliki keunggulan untuk menirukan ritme burung lain yang cenderung sulit untuk ditirukan. Sementara kelemahan dari jenis burung ini mempunyai aroma yang tidak enak Kacer HitamKacer Hitam atau memiliki nama Copsychus cebuensis adalah jenis kacer yang sering berada di Kalimantan. Kacer ini juga juga sering tinggal di endemik pulau Cebu, Filipina. Habitat alaminya adalah hutan dataran rendah lembab subtropis atau tropis, semak semak subtropis atau tropis, dan jenis ini kebanyakan memang lebih sering tinggal di beberapa lokasi pulau seperti pulau Kalimantan atau Sumatera. Lokasi lain yang sering dimasuki oleh Kacer Hitam adalah Bentang Lindung Cebu Pacific, Hutan Alcoy dan Argao, dan semak belukar Casili, Consolacion, Filipina. Sayangnya keberlanjutan spesies ini terancam oleh perusakan kacer ini banyak diternak oleh penduduk di Asia tenggara dan Selatan seperti negara Bangladesh, pedalaman India, Sri Lanka, dan Pakistan timur di sebelah timur ke Indonesia, Thailand, Cina selatan, Malaysia, dan Singapura, bahkan telah menyebar ke Australia Kacer Murai BatuKacer murai batu dikenal dengan nama latin Copsychus malabaricus. Kacer jenis adalah burung pengicau kecil dari keluarga Muscicapidae yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai anggota keluarga jenis ini suka menyebar ke Asia Selatan, tetapi diperkenalkan ke Kaua’i, Hawai’i, pada awal 1931 dari Malaysia, dan ke O’ahu pada tahun 1940. Kacer jenis ini suka hidup di hutan lembah dan cenderung bersarang di pohon yang ditanam di bawah atau di bawah pohon berdaun fisiknya memiliki beratnya antara 1 dan 1,2 ons dan panjangnya sekitar 9 hingga 11 inci. Untuk kacer jantan memiliki warna hitam mengkilap dengan perut e dan bulu putih di pantat dan ekor luar. Sementara kacer betima memiliki warna lebih coklat keabu-abuan, dan biasanya lebih pendek daripada murai batu memiliki sifat yang pemalu, tetapi sangat menjawag kawasannya. Wilayah yang sangat dipertahankan adalah selama musim kawin di mana kacer pejantan akan mempertahankan wilayah. Tetapi setiap jenis kelamin mungkin memiliki wilayah yang berbeda ketika mereka tidak berkembang spesies Kacer jenis ini sangat lantang dan merdu. Keras dan jelas, dengan berbagai frasa, dan sering meniru burung lain. Kacer jenis ini juga membuat suara klik Tck’ dengan hanya menggunakan sayap ketika mereka dalam kesulitan atau terbang di atas area musim perkembangbiakkan, kacer jantan suka mengejar kacer betina, memberikan seruan, dan kemudian mengibaskan bulu ekornya. Jika laki-laki tidak berhasil membuat kacer betina puas, maka kacer betina akan kacer jantan, memberi isyarat dengan mulut memiliki anak, maka ia akan membuat sarang dan sarangnya terutama terdiri dari akar, daun, pakis, dan batang. Anak kacer ini akan dierami antara 12 dan 15 hari. Telur berwarna putih sampai aqua terang, dengan gradasi warna cokelat kecoklatan, dan memiliki ukuran sekitar 0,7 kali 0,9 Burung KacerKacer banyak ditemukan di hutan terbuka dan daerah budidaya sering dekat dengan tempat tinggal manusia. Burung ini berkembang biak terutama dari bulan Maret hingga Juli di India dan Januari hingga Juni di Asia Tenggara. Suara burung Kacer jenis jantan akan suka bernyanyi dari tempat tinggi selama musim berkembang Singapura dan Hong Kong burung ini sudah ada sejak tahun 1920-an, tetapi spesiesnya menurun pada tahun 1970-an, mungkin karena persaingan dari burung lain yang diperkenalkan. Perburuan untuk perdagangan burung peliharaan dan perubahan habitat juga mempengaruhi mereka dan mereka secara lokal dilindungi oleh ini memiliki sedikit predator burung. Beberapa patogen dan parasit telah dilaporkan. Parasit malaria burung telah diisolasi dari spesies sementara infeksi H4N3 dan H5N1 telah dicatat dalam beberapa kasus. Nematoda parasitik mata telah dijelaskanBurung kacer secara luas disimpan sebagai burung cagar alam karena kemampuan menyanyi mereka dan untuk pertempuran di negara India di masa lalu. Burung ini terus berada dalam perdagangan hewan peliharaan di beberapa bagian Asia jacer bahkan menjadi aBurung Nasional Bangladesh, di mana burung ini biasa dan dikenal sebagai Doyel atau Doel. Burung kacer bahkan menjadi simbol yang banyak digunakan di Bangladesh, muncul pada catatan mata uang, dan tengara di kota Dhaka dinamai Doyel Burung KacerMakanan burung kacer adalah serangga dan invertebrata lainnya. Meskipun kacer adalah pemakan serangga, burung ini diketahui kadang-kadang mengambil nektar bunga, tokek, lintah, kelabang dan bahkan kacer sering aktif saat larut malam. Burung ini kadang mandi di air hujan yang tersisa di daun pohon. Spesies ini dianggap sebagai salah satu dari hewan yang mendapatkan “sedikit perhatian” secara global tetapi di beberapa daerah spesies ini sedang jantan suka mengembangkan bulu, menaikkan dadanua, mengipasi ekor dan mondar-mandir. Kacer jantan suka bersarang di lubang pohon atau ceruk di dinding atau bangunan. Sementara kacer betina lebih suka membangun sarang sekitar seminggu sebelum telur atau lima telur diletakkan dalam interval 24 jam dan bentuk telurnya oval dan biasanya hijau biru pucat dengan bintik-bintik kecoklatan yang cocok dengan warna jerami. Telur-telur tersebut dierami oleh induk betina sendiri selama 8 hingga 14 hari. Sarang yang dierami dikatakan memiliki bau betina menghabiskan lebih banyak upaya untuk memberi makan anaknya yang baru lahir daripada kacer jantan. Kacer jantan cukup agresif di musim kawin dan akan mempertahankan wilayah mereka. dan menanggapi nyanyian para jantan menghabiskan lebih banyak waktu untuk menjaga pertahanan sarang. Studi tentang lagu burung kacer menunjukkan dialek dengan tetangga yang berbeda-beda dalam lagu dari banyak spesies lain dapat ditiru sebagai bagian dari lagu yang dinyanyikan. Burung kacer tampaknya menggunakan elemen panggilan burung lain dalam lagu mereka kacer betina, burung ini dapat bernyanyi sebentar di hadapan pejantan. Terlepas dari lagu mereka, kacer menggunakan berbagai lagu termasuk lagu daerah, panggilan muncul dan bertengger, panggilan ancaman, panggilan tunduk, panggilan memohon dan panggilan Memberi Pakan Burung KacerMeskipun makan utamanya adalah serangga, namun Anda bisa memberikan burung ini makan di penangkaran Anda selain serangga. Cara memberi makan burung kacer sangat mudah yakni Anda dapat membuat campuran kering dari item-item berikut iniTelur Ayam Bertelur;Havermut;Makanan Anak Anjing;Makanan IkanBonemeal Daging SapiSusu Bubuk konsentrat barang ini harus dicampur dengan baik dan disimpan di tempat yang kering. Saat memberi makan, tambahkan air untuk membuatnya menjadi konsistensi yang nyaris bubuk ini memiliki semua elemen yang diperlukan, nyaman untuk Anda gunakan, dan bisa tahan sekitar tiga bulan sebagai persediaan. Pakan alternatif lainnya adalah daging ayam yang direndam, kentang yang dimasak, tepung anakan yang rapuh, gandum basah, roti gandum dan susu, biskuit anjing pakan kering di atas baik, namun harus sering memiliki berbagai makanan segar seperti sisa makanan, kentang tumbuk, wortel mentah parut, dll.,Tetapi jangan berikan kue, permen, atau kopi. Burung kacer adalah hewan karnivora dan membutuhkan protein dari beberapa bentuk daging sesekali sehingga mungkin untuk bisa memberikan pakan daging sapi atau ikan mentah tanpa tulang ikan, tikus, tikus atau kulit, dan tulang harus disertakan dengan barang-barang lezat yang terakhir, karena mereka makanan tersebut penting untuk organ pencernaan. Variasikan juga pakan dengan sayuran segar, buah-buahan, dan biji-bijian jagung retak, gandum dikuliti, kacang tanah, dll. Makanan yang paling disukai burung adalah sepotong jagung segar dan sedikit susu untuk apakah sulit merawat burung kacer? Jika Anda rutin memberi makan burung kacer Anda, maka burung Anda akan bertahan lebih lama.Nah karena habitat burung kacer yang di hutan, membuat mereka menjadi sedikit agresif ketika didekati oleh seorang manusia. Jika mereka sudah terbiasa bertemu dengan banyak orang, suara kendaraan di pinggir jalan atau keramaian lainnya, maka akan jauh lebih mudah untuk membuat mereka jinak. Cium Kepala dan Pegang Badan Burung Kacer Burung kacer – Kini tren yang banyak digemari sebagian orang yakni hobi memelihara binatang. Yang dapat dijadikan hewan peliharaan juga beragam. Tidak hanya kucing dan anjing saja yang bisa dijadikan hewan peliharaan, tapi burung juga menjadi salah satu hewan yang menjadi primadona ketika sedang mengobrol masalah hewan peliharaan. Bukan hanya itu, variasi burung yang dapat dipelihara juga ada banyak. Salah satu jenis burung yang bisa dipelihara di rumah tidak terbatas hanya burung perkutut atau burung beo saja, tapi Anda juga bisa memelihara burung kacer di rumah. Ada sebagian orang ada yang belum pernah mendengar atau mengenal burung kacer ini. Jika Anda salah satunya maka bisa anda simak penjelasan dibawah ini agar Anda paham dan mengenal terlebih dahulu karakteristik dari burung kacer. ContentsApakah Itu Burung Kacer?Ciri-ciri Burung KacerCara Merawat Burung Kacer Yang DewasaVariasi Jenis Burung KacerKacer Dada HitamKacer Dada PutihKacer MadagaskarKacer BlorokKategori yang lainnyaPakan Terbaik Untuk Burung KacerHabitat Burung KacerCopsychus Saularis PlutoCopsychus Saularis AmoenusCopsychus Saularis AdamsiCopsychus Saularis MusiciusSejarah Burung KacerKeunikan Pada Burung KacerJual Beli Burung KacerHarga Burung Kacer Yang Ada di PasaranCara Mengawinkan Burung KacerCara Untuk Merawat Anakan Burung KacerFaktor Apa Yang Membuat Burung Kacer Siap Untuk Dilombakan?Faktor usiaFaktor MentalFaktor PenampilanMerawat Kandang Burung KacerKeuntungan Memelihara Burung Kacer Apakah Itu Burung Kacer? Jenis burung kacer ini sebenarnya bukan hal yang baru di telinga Anda yang termasuk salah satu dari anggota pecinta burung. Burung ini juga dikenal dengan nama lain yaitu burung pon, dan merupakan salah satu burung yang banyak diminati karena dia mempunyai suara kicauan yang terdengar merdu. Ada faktor lain yang jadi pertimbangan mengapa banyak orang yang menyukainya yaitu karena perawakan burung kacer yang gagah. Jika kacer kondisinya terawat dan memiliki kualitas yang bagus faktanya harga burung ini bisa mencapai angka jutaan rupiah. Harga ini disematkan pada jenis kacer tertentu buka untuk harga jual di pasaran. Jika Anda ingin memelihara burung kacer, perlu Anda ketahui beberapa hal berikut ini. Nama ilmiah dari kacer adalah Copsychus saularis yang berarti masuk ke dalam ordo passeriformes, phylum chordata, , genus copsychus, family muscicapidae. Habitat asli dari kacer adalah di daerah hutan terbuka, yang dikenal dalam bahasa Inggris dengan nama Magpie Robin/ Oriental Magpie Robin/ Straits Robin. Burung kacer ini lebih menyukai tempat terbuka yang berada di daerah pinggiran hutan dibandingkan dengan kondisi di dalam hutan yang lebat dan juga banyak dipenuhi dengan pohon-pohon liar. Namun, meskipun begitu bukan berarti jika semua jenis kacer bisa hidup di daerah laut atau juga pantai. Belum ada penelitian hingga kini yang menemukan data yang dapat memperkuat hal itu. Untuk menunjukkan jenis kelamin dari burung kacer, Anda dapat melihatnya dari tampilan fisik. Bisa dilihat jika pada tubuh kacer jantan dewasa di bagian kepala di sisi atas terdapat warna bulu hitam mengkilat, sedangkan dibagian sayapnya terdapat warna putih di sebagian sisi sayapnya mulai daerah bahu hingga di ujung sayap. Jika pada kacer jenis poci atau sekoci terdapat warna putih di bagian bawah dada hingga daerah ujung ekor bagian bawah. Burung jacer jenis Jawa timur di bagian tersebut memiliki warna hitam. Sedangkan kacer betina, tubuhnya di dominasi dengan warna abu-abu cenderung kusam. berbeda dengan jantan muda, ia memiliki warna bulu di bagian atas dan kepalanya yang masih terdapat warna coklat. Ciri-ciri Burung Kacer Saat Anda memelihara burung, tentu tidak akan lepas untuk memperhatikan jenis makanannya, karena akan membahayakan jika salah memberi pakan apalagi memberi pakan secara sembarangan tanpa tahu caranya. Terlebih lagi jika burung Anda dipelihara untuk dipersiapkan dalam ajang perlombaan burung. Sebenarnya tidak sulit untuk mengenal jenis makanan untuk kacer. Makanan utama kacer ini pada umumnya adalah serangga, namun juga sering mereka makan cacing bahkan juga terkadang memakan buah-buahan. Tidak hanya itu saja ada pula kacer yang doyan mengkonsumsi madu. Hal ini dilakukan sudah pasti untuk mempersiapkan keperluan tertentu, seperti untuk mengikuti ajang perlombaan di kompetisi kacer. Burung kacer yang dijadikan peliharaan biasanya diberikan memakan seperti EF Extra Fooding seperti belalang, jangkrik, kroto telur semut, ulat dan juga memakan pakan khusus untuk burung dari buatan pabrik yang disebut voer/ pur. Anda dapat membeli makanan jenis tersebut di toko pakan hewan, bisa juga Anda tanyakan pada pemelihara burung lainnya. Diantara bulan Januari sampai bulan Juni biasanya kacer ini akan memasuki musim berkawin. Saat proses perkawinan, untuk memikat kacer betina biasanya kacer jantan akan memikat dengan cara bersiul dan menunjukkan nyanyian dan tarian yang bisa menarik perhatian kacer betina. Pada umumnya kacer ini diketahui akan membuat sarangnya yang terbuat dari rumput, daun serta dahan yang kering, juga dari akar-akaran bahkan juga dengan lumut. Nantinya sarang kacer ini bentuknya akan terlihat mirip seperti cawan. Burung kacer ini bisa membuang sarangnya dimanapun dia mau, seperti contohnya di dahan pohon yang tidak terlalu tinggi, di semak belukar, pada rongga hingga lubang pohon tua terkadang juga membuangnya di dekat pemukiman penduduk semisal di atap-atap rumah. telur kacer betina berjumlah sebanyak 3-5 butir. Kemudian kacer betina akan mengerami telur-telur tersebut. Yang menjadi ciri khas dari burung kacer ini yaitu, dia memiliki kemampuan untuk bisa menirukan dari suara burung lain. Tidak jarang para penggemar kacer melakukan pengisian suara dengan jenis burung lain yang disesuaikan dengan karakteristiknya. Istilahnya proses pengisian suara ini dalam perburungan sering dinamai dengan memaster. Pemasteran ini sering dilakukan pada burung yang jenisnya digunakan untuk perlombaan maupun yang dijadikan untuk pemeliharaan di rumah. Cara Merawat Burung Kacer Yang Dewasa Burung kacer ini termasuk burung yang perawatannya mudah untuk dilakukan. Terdapat beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk merawat burung ini. Anda cukup hanya melakukan beberapa langkah perawatan seperti yang ada dibawah ini agar terjaga kondisi burung peliharaan Anda. Yang bisa anda lakukan untuk langkah pertama yaitu, agar kondisinya bisa jinak Anda lakukan pendekatan pada burung bisa di istilahkan jinak-jinak lalat. Lalu tetap jaga kondisi burung agar tetap dalam keadaan yang tenang. Waktu yang dibutuhkan paling tidak selama 1 hari penuh burung di kerodong didalam sangkarnya. Saat burung berada di kondisi di kerodong dalam sangkarnya, jangan lupa untuk sangkar digantung di tempat yang sepi dan tenang sampai keesokan harinya. Jangan lupa meski dalam kondisi seperti itu Anda harus tetap memperhatikan pakan dan minum untuk burung tersebut. Persediaan pakan dan minum untuk burung jangan sampai kehabisan karena dapat mengganggu keseimbangan kondisi di dalam tubuh burung yang sedang digantung tersebut. Ketiba tiba waktu pagi, Anda bisa membuka kerodong secara perlahan dan jangan langsung ditarik sehingga tetap menjaga agar burung tidak takut. Bisa Anda lakukan di tahap selanjutnya yaitu melakukan terapi burung agar dia menjadi lapar. Terapi ini bisa dilakukan disaat burung sudah dalam kondisi ngiver. Sangkar burung diletakkan di bawah di dekat Anda beraktivitas. Kemudian lepas cepuk makan dan minumnya. Ketika sangkar burung sedang di letakkan di bagian yang lebih bawah, Anda bisa menyemprotkan sprayer pada tubuh burung kacer hingga kondisi tubuhnya menjadi basah kuyup. Cara ini merupakan salah satu proses penjinakan burung. Ketika bulunya mulai mengering itu merupakan tanda jika burung telah merasa mulai lapar. Kemudian Anda bisa langsung memberi jangkrik untuk makan langsung dari tangan Anda. Gunakan lidi jika memang burung tidak mau makan langsung dari tangan. Selanjutnya burung bisa Anda teduhkan ke tempat yang tenang dengan di sediakan pakan dan minum. Ketika malam hari telah tiba, Anda bisa memandikan burung dengan cara menyemprotnya. Anda bisa juga melepas cepuk pakan dan minum yang terdapat padat sangkar burung. Jika proses ini sudah selesai, burung di anginkan sampai kondisi bulunya agak kering atau setengah kering. Jika sudah, berikan jangkrik untuk dimakan oleh burung maksimal tiga ekor jangkrik saja. Anda bisa menggunakan tangan atau lidi. Saat pagi hari, agar kacer menjadi jinak, Anda bisa merawatnya dilanjutkan dengan proses mengembukkan kacer. Burung kacer diberikan pakan kroto sekitar 1 sendok teh atau jangkrik. Agar burung terpancing untuk mengeluarkan bunyi, biarkan burung kacer tersebut menikmati paginya. Variasi Jenis Burung Kacer Burung kacer ada tidak hanya mempunyai satu jenis saja, melainkan kacer ini ternyata memiliki banyak variasi jenis. Burung kacer ini dapat dibedakan ke dalam beberapa kategori jenis. Berikut dibawah ini merupakan jenis burung kacer yang paling umum diketahui oleh pecinta kacer. Kacer Dada Hitam Jenis burung kacer ini keberadaannya ada di beberapa pulau di Indonesia, seperti pulau Kalimantan, Pulau Jawa dan juga pulau Bali, ada pula di negara Malaysia Timur. Burung kacer jenis dada hitam ini memiliki ciri-ciri yaitu bulunya identik dengan warna hitam disertai dengan guratan yang berwarna putih di bagian sayap dan bagian ekornya. Jenis ini cirinya sangat mudah untuk dikenali bahkan untuk Anda pemula yang baru menggemari burung kacer. Kacer Dada Putih Burung kacer jenis ini sering dikenal dengan sebutan burung kacer poci atau kacer sekoci. Telah disebutkan sebelumnya bagaimana penyebaran dari jenis burung kacer yang satu ini. Kacer Madagaskar Ciri-ciri fisik burung kacer Madagaskar ini hampir sama dengan jenis kacer Dada Putih. Tetapi tentu saja terdapat beberapa perbedaan misalnya pada burung ini bagian kepala dan dada hingga di daerah punggungnya terdapat warna kebiru-biruan yang menggantikan warna hitam pekatnya. Kacer Blorok Ciri-ciri fisik yang dimiliki jenis burung kacer Blorok ini sedikit berbeda dengan jenis lainnya, baik jenis dada putih maupun jenis dada hitam. Pada kacer jenis ini terlihat bervariasi dan di kenal dengan memiliki bulu yang nampak belang di bagian perut, leher, sayap hingga sampai ke bagian punggungnya. Kategori yang lainnya Di Indonesia biasanya burung ini juga dibedakan berdasarkan daerah atau tempat asal habitat aslinya. Tidak hanya dibedakan menurut jenis kecer berdasarkan fisik dan rasnya saja. Terdapat beberapa contoh, yaitu burung kacer Tasik yang pastinya berasal dari daerah Tasikmalaya Jawa Barat. Jenis kacer Tasikmalaya ini memiliki ciri-ciri fisik yang hampir sama dengan ciri fisik kacer Bogor dengan sama-sama memiliki bulu warna belang pada tubuhnya. Ada pula kacer jenis lainnya yang diberikan nama sesuai dengan daerah asalnya seperti kacer Kalimat, burung kacer Sumatera, juga ada kacer Jawa, dan juga kacer Madagaskar. Pakan Terbaik Untuk Burung Kacer Memiliki burung kacer yang gacor dan jinak menjadi salah satu hal yang banyak diinginkan dan diidamkan bagi pemilik dan kolektor burung. Burung kacer yang sering untuk gacor memiliki karakter yang lebih jinak. Hal itu tentu tidak lepas dari perawatan dan latihan yang dilakukan oleh pemiliknya pada kacer. Dan mengenai soal pakan, hal ini menjadi salah satu yang mempengaruhi kualitas kacer. Fakta ini membuat jenis pakan burung beragam, yang di jual di pasaran. Mungkin jika Anda memperhatikan, ketika berkunjung ke pasar burung banyak jenis makanan burung yang dijual disana. Pakan yang dijual ada pakan burung yang alami sampai pakan burung berupa voer. Karena kualitas kacer dapat dipengaruhi dari kualitas pakan yang dimakan burung. Jenis pakan yang seperti apa yang cocok untuk diberikan pada kacer sehingga burung dapat rajin melakukan gacor? Selain itu, Anda juga perlu mencatat, kacer ini juga tidak bisa untuk dipaksa gacor sepanjang hari hanya dengan mengandalkan pakan saja. Anda bisa memberikan burung kacer peliharaan Anda di rumah dengan makanan berupa kroto, serangga kecil, ulat bambu, cacing tanah, ulat hongkong dan juga voer. Habitat Burung Kacer Diatas tadi sudah dijelaskan bahwa kacer ini dapat pula jenisnya diberi nama berdasarkan dengan tempat atau habitat asalnya. Dibawah ini merupakan beberapa jenis kacer yang datang dari beberapa daerah. Copsychus Saularis Pluto Burung ini tersebar di beberapa daerah di Indonesia seperti wilayah timur Kalimantan, seperti di pulau Maratau, Kalimantan Selatan dan juga Kalimantan Utara, bahkan juga sampai negara Malaysia. Jenis kacer Dada Hitam ini termasuk ke dalam bagian Copsychus Saularis Pluto. Copsychus Saularis Amoenus Burung kacer ini di Indonesia masuk ke dalam jenis kacer Dada Hitam. Tapi, penyebaran burung ini agak berbeda dengan jenis kacer yang sebelumnya, yaitu terdapat di pulau Bali dan Jawa. Copsychus Saularis Adamsi Selanjutnya penyebaran burung kecer dada hitam ini terdapat di wilayah Kalimantan Utara, Malaysia dan juga ditemukan beberapa ada yang dari Kalimantan Barat. Burung kacer ini termasuk yang paling banyak untuk perlombaan. Copsychus Saularis Musicius Burung kecer ini di Indonesia dikenal dengan nama kacer Dada Putih atau Kacer Poci atau Kacer Sekoci. Jenis kacer ini berbeda dengan 3 ras burung yang telah disebutkan sebelumnya. Penyebaran burung kacer jenis ini terdapat di daerah sekitar Jawa Barat, Sumatera Seperti Nias, Bangka dan Belitung. Lalu di daerah Jawa, namun ada pula yang ditemukan di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Sejarah Burung Kacer sejarah Burung ini diketahui menjadi salah satu jenis burung yang penyebarannya cukup terbilang luas. Burung ini dapat ditemukan di negara India hingga Bangladesh, Malaysia, Philipina bahkan sampai juga di pulau Jawa terutama banyak ditemukan di daerah Jawa Timur. Ada dua jenis burung kacer yang paling dikenal di kebanyakan masyarakat Indonesia, yaitu jenis kacer berdada putih yang biasa dikenal dengan nama kecer dada hitam karena seluruh badan berwarna hitam kecuali yang dibagian sayap ada sedikit warna putih. Kacer ini juga dikenal dengan nama kacer Jawa Timur. Jika nampak sekilas, mungkin kedua jenis burung ini terlihat sama. karena kedua burung ini secara umum memiliki karakteristik suara yang mirip. Letak perbedaannya hanya terdapat pada volume suara, jika pada kacer Jawa Timur volume suaranya lebih tinggi maka pada kacer dada putih mempunyai kelenihan yang terletak pada variasi nyanyiannya. Keunikan Pada Burung Kacer Yang menjadikan kacer ini banyak digemari karena jenis burung ini termasuk dalam jenis yang berada pada kelas entertainer jempolan. Memiliki penampilan yang berwarna hitam legam dengan warna putih pada sayap hingga sampai ekor dan juga mempunyai paruh yang tajam, burung ini kerap dianggap sebagai kembaran dari Murai Batu. Jika Anda perhatikan, badan kacer ini juga terbilang relatif langsing. Hal ini membuat kacer dapat bergerak lincah bersama dengan mengeluarkan siulan dan juga memainkan ekornya. Karena inilah mengapa kacer dianggap burung yang unik dan dapat menarik pergantian banyak orang untuk memelihara atau mengoleksinya. Proses pemeliharaan untuk perawatan kacer ini juga terbilang relatif mudah, hal itu menjadi alasan mengapa masyarakat di Indonesia gemar memelihara kacer. Biasanya burung ini dipelihara untuk mengikuti ajang perlombaan burung atau sekedar hanya dibuat untuk pemuas hobi semata. Akhir-akhir ini jika melihat perkembangannya ternyata sudah banyak dari para penangkar lokal yang sudah berhasil untuk melakukan menangkarkan kacer ini. Penangkaran burung ini disukai banyak penangkar lokal karena burung ini terbilang mudah dan juga memiliki prospek bisnis yang lumayan cukup menjanjikan. Maka dari itu dengan memelihara burung kacer ini lebih dipandang sebagai peluang bisnis daripada untuk pemuas hobi semata. Jual Beli Burung Kacer jual beli Banyak peluang dan jangkauan pasar yang semakin besar karena semakin berkembangnya pembudidayaan dan pemeliharaan kacer yang dikelola dengan lebih profesional lagi. Karena inilah yang menjadikan awal mula mengapa peragangan kacer ini dikatakan sangat menggiurkan. Jual bisnis kacer ini dipandang sebagai bisnis yang potensial untuk mendapatkan hasil yang banyak dan meningkatnya perkembangan bisnis. Harga Burung Kacer Yang Ada di Pasaran harga Berikut ini harga dari burung kacer yang terdapat di pasaran Kacer Betina Siap Ternak dijual dengan harganya Rp. Kacer Hitam Ngoceh dijual dengan harganya Rp. Kacer Putih Ngriwik Dan Ngeplong dijual dengan harganya Rp. Kacer Poci Bakalan dijual dengan harganya Rp. Kacer Poci Trotol dijual dengan harganya Rp. Cara Mengawinkan Burung Kacer cara mengawinkan Yang bisa Anda lakukan di langkah pertama ini yaitu bisa dimulai dengan menyiapkan dulu indukan burung kacer, lalu kemudian pisahkan kedua calon induk tersebut. Anda jangan sampai mencampurkan langsung ke dalam satu kandang. Biarkan dulu proses ini hingga sampai beberapa hari. Kemudian setelah masuk di hari setelahnya Anda bisa menggantungkan sangkar kedua indukan secara berdekatan. Tempelkan kedua indukan dalam rentan waktu yang lumayan cukup lama yaitu hingga sampai beberapa hari muncul tanda-tanda jika kacer betina memunguti bahan sarang kemudian mulai merapikan sarangnya. Lalu, setelah proses tersebut terjadi pada kedua indukan burung, kemudian masukkan kecer ke dalam kandang ternak yang telah dihuni oleh kacer betina. Anda usahakan saat proses pemindahan ini dilakukan ketika sore hari menjelang mau magrib. Alasannya karena kedua burung tersebut dalam kondisi yang sudah siap untuk beristirahat. Cara Untuk Merawat Anakan Burung Kacer Anda sangat perlu untuk memperhatikan waktu perawatan, semisal ketika di pagi hari dan sore hari pastikan bahwa anakan kacer untuk selalu ada aktivitas mandi dan berjemur. Aktivitas mandi bagi kacer ini tujuannya adalah untuk menjaga kesehatan bulu-bulu kacer supaya proses pertumbuhan bulunya bisa berjalan dengan lancar sampai mabung. Selain itu manfaat yang lain dari mandi dan berjemur untuk kacer ini untuk tetap menjaga kesegaran kacer. Kemudian, Anda perlu memperhatikan jadwal pemberian pakan untuk anakan kacer. Karena voer harus secara rutin diberikan. Berikan voer dengan kualitas yang bagus, yang banyak mengandung protein untuk melancarkan pertumbuhan kacer anakan. Yang wajib Anda berikan pada kacer anakan adalah pakan ekstra EF. Selain melakukan perawatan yang berkulaitas pada bulu dan kondisi fisik burung, pastikan bahwa Anda melakukan pemasteran. Karena, semakin awal dilakukan pemasteran, maka bisa meningkatkan kualitas kacer saat berkicau. Kacer yang masih anakan ini lebih mudah untuk di master jika dibandingkan dengan melakukan master ketika kacer telah dewasa. Faktor Apa Yang Membuat Burung Kacer Siap Untuk Dilombakan? Berikut ini beberapa faktor yang bisa Anda ketahui kapan burung kacer ini siap untuk diikutkan lomba. Faktor usia Tak bisa disangkal, jika umur ini menjadi faktor yang paling menentukan. Karena faktor ini dapat menentukan faktor yang lain seperti halnya mental pada burung dan penampilannya. Burung kacer yang masih belia mereka cenderung menunjukkan kekhawatiran terhadap musuh yang ada di dekatnya, meskipun terkadang kacer apabila dilihat dari faktor mental dan juga penampilannya memang terlihat sudah bagus. Apabila dilihat dari umurnya, kacer yang belia ini jika diikutkan perlombaan akan tampil penuh dengan emosi. Hal ini disebabkan karena birahinya yang masih belum bisa stabil. Keadaan yang ngotot yang terjadi pada kacer muda umunya hanya berlangsung kurang lebih hanya selama setengah jalan saja. Kemudian setelahnya itu, kacer muda menampakkan perilaku seperti naik turun tenggeran, mbalon, atau disebut mbagong. Faktor Mental Faktor yang ini masih bisa dibilang berhubungan dengan fakor yang pertama tadi, yaitu terkait dengan mental. Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa kacer beli emosinya masih cenderung labil. Burung kacer belia ini memiliki nyali yang besar, namun pada umumnya hanya pada awal perlombaan saja. Ketika sudah memasuki tengah perlombaan, burung yang lain biasanya akan lebih mapan dalam mendominasi lapangan. Disini akan terlihat seperti apa mental asli dari kacer yang masih belia tersebut. Ilah yang menjadi alasan mengapa Anda perlu melatih mental kacer yang masih belia agar dia memiliki emosi dan mental yang bagus. Anda bisa melakukan latihan berkala dan juga dapat menjadwalkan dan mencoba menerapkan dengan cara seperti misalkan mempertemukan dengan burung-burung yang masih belia lainnya. Anda bisa menjadwalkan latihan tersebut selama 2 pekan sekali. Faktor Penampilan Tak bisa di pungkiri bahwa urusan penampilan dan gaya kacer ini menjadi sifat bawaannya. Meski terkadang ada faktor lain yang mempengaruhinya seperti dipengaruhi oleh faktor pertama yaitu usia. Ada kacer yang tampil dengan gaya nyeklek dan ada pula yang senang meliuk-liuk. Ada juga yang sering dlosor yakni dengan posisi kepala yang lebih rendah dibandingkan dengan tubuhnya dan yang lainnya. Tidak sedikit juga burung kacer yang melakukan gaya khasnya yaitu sambil menggetarkan kedua sayapnya. Namun, meski begitu panampilan bukan hanya masalah gaya para kacer, tapi juga bagaimana kacer dapat bekerja dengan lebih maksimal, serta bisa mengeluarkan seluruh isian bervariasi yang dimiliki oleh burung tersebut. Merawat Kandang Burung Kacer merawat kandang Kebersihan kandang burung harus selalu di jaga, karena kotoran burung yang terlalu lama tidak segera dibersihkan akan dapat mengganggu pernapasan kacer. Terdapat beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan kandang yang terkadang mangkir dari perhatian, tetapi tetap harus dilakukan untuk menjaga kualitas hidup kacer. Cara-caranya adalah Bersihkan tempat pakan dan wadah minum yang ada lumut atau jamurnya. Hal seperti itu jangan Anda sepelekan karena akan dapat mempengaruhi kualitas gizi dalam pakan yang akan diberikan kepada burung. Sebelum digunakan, bersihkan terlebih dahulu botol sprayer. Meskipun kadang-kadang botol tidak terlihat kotor, tapi tetap usahakan untuk membersihkan dengan rutin dan terjadwal. Bersihkan sangkar dari sisa kotoran dan pakan yang mungkin tercecer. Bersihkan bak mandi atau keramba yang kotor dan berkarat. Keuntungan Memelihara Burung Kacer keuntungan Selama ini investasi banyak di identikkan dengan emas dan saham, namun hobi memelihara hewan seperti burung juga bisa di kategorikan juga sebagai investasi. Mengapa bisa dikatakan demikian? Nyatanya kacer ini bisa dijadikan bisnis yang memiliki harga jual yang tinggi. Namun, harga jual kacer ini tinggi hanya untuk kacer yang memiliki kualitas dan bentuk fisik yang elok dalam kombinasi warna pada bulunya dan juga yang memiliki suara unik. Baca Juga Hewan Peliharaan Bagaimana caranya agar mendapatkan kacer yang memiliki kualitas bagus? Tentu dengan melakukan perawatan secara rutin sehingga mendapatkan harga jual yang tinggi. Namunketika burung dipelihara oleh manusia, mendapat perrawatan yang bagus, masa hidupnya bisa bertambah menjadi 16 bahkan 20 tahun atau lebih. Suara Sakti, murai batu legendaris milik Om Andy Donk (Jogja), bahkan sudah mengikuti berlomba selama 17 tahun dan dan sampai sekarang masih berprestasi.
Jika burung ini dirawat sedemikian baiknya, maka harga jualnya akan semakin tinggi. JAKARTA SELATAN - Burung kacer memang sangat digemari, khususnya pada kalangan pecinta burung fighter. Burung ini punya ciri khas, yaitu kicauannya yang amat keras dan nyuling’. Sifat alami dari burung kacer bisa timbul saat dia tumbuh dan berkembang di habitat aslinya, yakni hutan dan kebun kelapa sawit. Baca juga Srigunting, Sang Peniru yang Hebat Sehingga, terbawa-bawa saat dia dipelihara oleh manusia yang menangkapnya di hutan, walaupun telah dilakukan adaptasi tempat dan suasana lingkungan. Tetap saja, sifat alami yang ada pada burung kacer sampai ke arena perlombaan disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya, yaitu rasa penasaran terhadap apa yang dilihatnya. Seperti saat burung kecer yang tidak mau berkicau ketika diletakkan di arena lomba. Hal itu karena ia merasa asing dengan lingkungan baru yang dilihatnya, sehingga terkadang burung kecer akan diam sejenak untuk mencoba mengadaptasikan dirinya dengan lingkungan di arena perlombaan. Mahmud, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta, salah satu pecinta burung yang memiliki burung kacer. Ia mendapatkan burung tersebut dari sesama penggemar burung fighter. Mahmud mengatakan, jika burung ini dirawat sedemikian baiknya, maka harga jualnya akan semakin tinggi. Terlebih lagi, jika ia sudah sering mengeluarkan suara nyaringnya. “Ini saya pelihara belum ada setahun. Masih jarang banget mengeluarkan suara, harus dipancing dulu. Biasanya saya pancing pakai burung lovebird atau rekaman-rekaman burung kacer di YouTube,” ujarnya saat ditemui belum lama ini. Keunikan lain pada kacer, yaitu jika predator atau binatang lain mendekatinya, biasanya burung kacer akan turun menginjak tanah dan mengembangkan ekornya seperti kipas ke arah atas. Ekor yang dinaikkan oleh burung kacer tersebut akan diperlihatkannya kepada makhluk lain yang mendekatinya. Sehingga, menimbulkan kesan burung kacer tersebut sedang marah dan memperingatkan agar menjauhinya. Inilah yang menjadi sifat alami yang terdapat pada burung kacer, walaupun dia telah dipelihara oleh manusia. “Iya dia ribut banget kalau ada orang yang mendekati kandangnya. Langsung gelisah seperti memberi tanda kalau dia tidak suka didekati dan suruh kita menjauh, termasuk agresif burung ini,” tambahnya. Namun, Sahabat Tani tidak perlu khawatir jika memelihara burung kacer. Ini karena sifat alami yang terdapat pada burung kacer yang mudah beradaptasi, bermental kuat, dan mudah dilatih kicauannya. Hal itu termasuk ke dalam karakter alami yang dimiliki oleh kacer sejak menetas dari telurnya. Baca juga Murai Batu, Si Burung Petarung Sehingga, bagi Sahabat Tani yang mempunyai burung kacer, dapat segera memperhatikan sifatnya yang ternyata itu merupakan sifat alami yang terus terbawa-bawa walaupun telah dilatih. Dengan mengetahui berbagai karakter atau sifat burung kacer, maka kita bisa memberikan latihan dan makanan yang tepat. Agar burung kacer kesayangan kita mengeluarkan bunyi yang sesuai dengan keinginan kita.
Ya karena memelihara burung merupakan hobi yang bisa disebut "susah-susah gampang". Ada sejumlah hal yang penting dipelajari dan diperhatikan sebelum seseorang mulai memelihara burung. Sesudahnya, kini waktunya menentukan jenis burung yang hendak dipilih untuk dipelihara. Nah untuk membantu Anda, coba pertimbangkan salah satu dari 5 jenis Burung kacer Copsychus saularis adalah burung passerine kecil yang sebelumnya digolongkan sebagai anggota keluarga burung trush Turdidae, tetapi sekarang dianggap sebagai flycatcher Dunia Lama. Mereka adalah burung berwarna hitam dan putih yang khas dengan ekor panjang yang berdiri saat mereka mencari makan di tanah atau bertengger dengan mencolok. Muncul di sebagian besar anak benua India dan bagian Asia Tenggara, mereka adalah burung biasa di taman kota maupun hutan. Mereka sangat terkenal karena lagu-lagu mereka dan populer sebagai burung peliharaan. Burung kacer atau burung murai oriental adalah burung nasional Bangladesh. burung kacer DeskripsiEtimologiHabitat & PenyebaranPerilaku dan ekologiStatusDalam budayaKACER POCIKACER JAWAKACER MADAGASKARKACER BLOROK Deskripsi Burung kacer memiliki panjang 19 cm 7,5 in, termasuk ekor panjang, yang biasanya berdiri tegak ketika melompat di tanah. Ketika mereka menyanyikan lagu, ekornya normal seperti burung lainnya. Bentuknya mirip dengan robin Eropa yang lebih kecil, tetapi ekornya lebih panjang. Pejantan memiliki bagian atas hitam, kepala dan tenggorokan terpisah dari patch bahu putih. Bagian bawah dan sisi ekor panjang berwarna putih. Betina berwarna hitam keabu-abuan di atas dan putih keabu-abuan. Burung muda memiliki bagian atas dan kepala berwarna coklat bersisik. Ini adalah burung nasional Bangladesh. Ras nominasi ditemukan di anak benua India dan betina ras ini adalah yang paling pucat. Betina dari ras Andaman andamanensis lebih gelap, lebih berat dan lebih pendek. Ras Sri Lanka Ceylonensis sebelumnya termasuk populasi India Semenanjung selatan Sungai Kaveri dan individu nominasi di selatan memiliki betina yang hampir identik dengan jantan di bawah naungan. Populasi timur Bhutan dan Bangladesh memiliki lebih banyak ekor hitam dan sebelumnya bernama erimelas. Populasi di Burma dan lebih jauh ke selatan dinamai ras musicus. Sejumlah ras lain telah dinamai dalam rentang termasuk prosthopellus Hong Kong, nesiotes, zacnecus, nesiarchus, masculus, pagiensis, javensis, problematicus, amoenus, adamsi, pluto, deuteronymus dan mindanensis. Namun banyak dari ini tidak ditandai dengan baik dan status beberapa ras masih diperdebatkan. Beberapa mindanensis seperti sekarang telah dikenal biasanya sebagai spesies penuh Filipina murai-robin. Ada lebih banyak variasi geografis pada bulu betina daripada di jantan. Burung kacer sebagian besar terlihat dekat dengan tanah, melompat di sepanjang cabang, atau mencari makan di serasah daun di tanah dengan ekor yang miring. Pejantan bernyanyi keras dari atas pohon atau tempat bertengger tinggi lainnya selama musim kawin. Etimologi Nama India dhyal atau dhayal telah menyebabkan banyak kebingungan. Ini pertama kali digunakan oleh Eleazar Albin “dialbird” pada tahun 1737 Sup. NH Birds, ip 17, pls. Xvii. Xviii., dan Levaillant Ois. D’Afr. Iii. P. 50 mengira itu merujuk pada sun dial dan dia menyebutnya Cadran. Thomas C. Jerdon menulis B. India, ii. P. 18 bahwa Linnaeus, yang mengira ini memiliki beberapa hubungan dengan dial matahari, yang disebut solaris, oleh lapsus pennae, saularis. Namun ini diidentifikasi oleh Edward Blyth sebagai penafsiran yang salah dan bahwa itu adalah Latinisasi dari kata Hindi saulary yang berarti “seratus lagu.” Seekor burung jantan dikirim dengan nama Hindi ini dari Madras oleh ahli bedah Edward Buckley ke James Petiver, yang pertama kali menggambarkan spesies tersebut Ray, Synops. Meth. Avium, hal. 197. Habitat & Penyebaran Burung kacer atau magpie-robin ini adalah breeder yang tinggal di Asia selatan tropis dari Bangladesh, India, Sri Lanka, dan Pakistan timur, Indonesia timur, Thailand, Cina selatan, Malaysia, dan Singapura. Mereka telah diperkenalkan ke Australia. Burung kacer ditemukan di hutan terbuka dan daerah budidaya sering dekat dengan tempat tinggal manusia. Perilaku dan ekologi Kacer berkembang biak terutama dari Maret hingga Juli di India dan Januari hingga Juni di Asia Tenggara. Pejantan bernyanyi dari tempat tinggi selama pendekatan kawin. Penampilan pejantan melibatkan mengoyak bulu-bulu, mengangkat paruh, mengipasi ekor, dan berjalan mondar-mandir. Mereka bersarang di lubang pohon atau ceruk di dinding atau bangunan, sering mengadopsi kotak sarang. Mereka melapisi rongga dengan rumput. Betina terlibat dalam sebagian besar bangunan sarang, yang terjadi sekitar seminggu sebelum telur diletakkan. Empat atau lima telur diletakkan pada interval 24 jam; telurnya oval dan biasanya berwarna hijau pucat dengan bintik-bintik kecoklatan yang cocok dengan warna jerami. Telur-telur tersebut diinkubasi oleh betina sendirian selama 8 hingga 14 hari. Sarang dikatakan memiliki bau khas. Betina menghabiskan lebih banyak usaha untuk memberi makan anak-anaknya daripada pejantan. Pejantan cukup agresif di musim kawin dan akan mempertahankan wilayah mereka serta menanggapi nyanyian para penyusup dan bahkan refleksi mereka. Jantan menghabiskan lebih banyak waktu untuk pertahanan sarang. Studi tentang dialek lagu burung ini menunjukkan dengan tetangga berbeda-beda dalam lagu mereka. Panggilan banyak spesies lain dapat ditiru sebagai bagian dari lagu mereka. Ini mungkin mengindikasikan bahwa burung ini menyebar dan bukan filopatrik. Betina mungkin bernyanyi sebentar di depan pejantan. Selain lagu mereka, mereka menggunakan berbagai panggilan termasuk panggilan teritorial, panggilan muncul dan bertengger, panggilan ancaman, panggilan tunduk, panggilan memohon, dan panggilan darurat. Panggilan mobbing khas adalah krshhh mendesis keras. Makanan burung kacer meliputi serangga dan invertebrata lainnya. Meskipun terutama pemakan serangga, mereka diketahui kadang-kadang memakan nektar bunga, tokek, lintah, kelabang, dan bahkan ikan. Mereka sering aktif larut malam. Mereka terkadang mandi di air hujan yang dikumpulkan di daun-daun pohon Status Spesies ini dianggap sebagai salah satu dari satwa “tidak berisiko” secara global tetapi di beberapa daerah spesies ini sedang menurun. Di Singapura dan Hong Kong nama Melayu Murai Kampung/cacing mereka umum di tahun 1920-an, tetapi menurun pada tahun 1970-an, mungkin karena persaingan dengan myna umum yang diperkenalkan, Perburuan untuk perdagangan burung peliharaan dan perubahan habitat juga mempengaruhi mereka dan mereka dilindungi secara hukum. Spesies ini memiliki sedikit predator burung. Beberapa patogen dan parasit telah dilaporkan. Parasit malaria burung telah diisolasi dari spesies sementara infeksi H4N3 dan H5N1 telah dicatat dalam beberapa kasus. Nematoda parasitik mata telah dijelaskan Dalam budaya Burung kacer secara luas dipelihara sebagai burung sangkar karena kemampuan menyanyi mereka dan untuk aduan di India di masa lalu. Mereka terus berada dalam perdagangan hewan peliharaan di beberapa bagian Asia Tenggara. Di Bangladesh, di mana kacer umum dan dikenal sebagai doyel atau doel Bengali দোয়েল, ini adalah simbol yang banyak digunakan di Bangladesh, muncul pada uang kertas, dan landmark di kota Dhaka dinamai Doel Chattar artinya Doel Square. Di negara Sri Lanka burung ini disebut Polkichcha. Orang Indonesia, khususnya penggemar kicau burung, selain memiliki bentuk bulu yang indah burung ini juga memiliki kicauan yang sangat merdu sehingga tidak mengherankan jika banyak mania kicau menggunakan kacer untuk ikut serta dalam lomba. Saat ini ada banyak yang mulai beternak burung kacer karena permintaan yang tinggi di pasar. Namun, tidak sedikit pula yang lebih suka berburu di alam liar karena burung ini sebenarnya memiliki habitat di hutan, padang rumput, perkebunan, dan sawah. Ada banyak jenis burung yang dapat ditemukan di Indonesia, tetapi yang paling terkenal adalah kacer Jawa, kacer poci, kacer Madagaskar, dan kacer blorok yang akan kami bahas singkat di bawah ini KACER POCI Kacer poci atau yang biasa disebut dengan kacer Sumatera memiliki ciri warna putih pada perut dada ke belakang, sedangkan suara burung ini memiliki gacoran yang sangat keras dan lantang dan dapat meniru beberapa kicau burung lainnya KACER JAWA Kacer Jawa memiliki ciri warna hitam hampir di seluruh tubuhnya tetapi ada sedikit putih di sayapnya, burung Jawa sangat pandai meniru suara kicauan burung lain dengan gacoran yang cukup keras. KACER MADAGASKAR Burung kacer Madagaskar warnanya agak kebiru-biruan terutama ketika terkena sinar matahari atau lampu, burung yang satu ini berasal dari Madagaskar tetapi suara yang dihasilkan tidak jauh berbeda dengan level yang ada di Indonesia. KACER BLOROK Sesuai namanya, kacang blorok memiliki bulu bermotif pada garis-garis hitam putih di sekujur tubuhnya. Sedangkan untuk suara gacorannya sendiri kacang blorok tidak jauh berbeda dengan kacer Jawa. tZgKT7l.